SuaraMalang.id - Ada-ada saja. Ambulans siaga desa di Situbondo ini bukannya dimanfaatkan buat mengangkut jenazah, namun untuk muat kayu ilegal.
Hal ini tepergok polisi hutan saat melakukan patroli. Ambulans milik Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo ini kepergok mengangkut 33 balok kayu sonokeling.
Kasus sendiri terkuak saat Polsek Arjasa dengan Perhutani dari Resort Polisi Hutan (KRPH) Bayeman melakukan patroli di Dusun Campalok, Kecamatan Arjasa, Situbondo, pada Selasa malam (5/10/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu mobil plat merah dengan Nopol P 1392 EP ini mengalami ban bocor di tengah jalan, diketahui petugas gabungan yang tengah patroli bersama. Saat didekati dan diperiksa pengemudinya justru melarikan diri.
Baca Juga: Mobil Ambulans di Situbondo Diduga Angkut Kayu Curian
"Saat patroli, saya melihat ada mobil warna putih tersebut, mengalami ban bocor dibagian belekang. Setelah saya dekati, pengemudi mobil siaga desa tersebut langsung melarikan diri," kata Kepala RPH Bayeman Karim, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Rabu (6/10/2021).
Pihaknya semakin curiga, lanjut Karim, saat supir yang diketahui berinisial RD (35) warga Dusun Bendusa, Desa Jatisari itu melarikan diri. Setelah diperiksa, didalam mobil tersebut terdapat muatan kayu sonokeling.
"Di dalam mobil ada 33 balok kayu jenis sonokeling yang diduga ilegal. Karena supirnya kabur, barang bukti mobil dan kayu tersebut langsung kami amankan dan kami serahkan ke Mapolsek Arjasa," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Arjasa Iptu Suratman membenarkan, pihaknya telah mengamankan mobil Siaga Desa Jatisari bersama barang bukti 33 balok kayu sonokeling yang diduga ilegal.
"Penyidik akan memanggil Kepala Desa Jatisari untuk dimintai keterangan, untuk mengungkap keterlibatan dalam kasus dugaan pencurian kayu sonokeling tersebu," ujarnya.
Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng, Dokter Ini Ingin Ubah Mobil Sport Nissan GT-R Jadi Ambulans
Berita Terkait
-
Penyalahgunaan Ambulans Saat Mudik Lebaran, Aturan Dilanggar Jadi 'Taksi VIP'
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!
-
Siaga Arus Mudik, 2 Unit Helikopter Ambulans Disiagakan di Gerbang Tol Kalikangkung
-
K-Popers Turun Gunung: Sediakan Ambulans hingga Makanan Gratis Buat Massa Aksi 'Indonesia Gelap'
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan