SuaraMalang.id - Seorang penjual layangan, Mohammad Solehuddin (32) bersama kedua anak perempuannya tinggal di poskamling.
Hampir setahun, Solehuddin tinggal di poskamling disamping rumah warga. Persisnya di Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember.
Ditemui di lokasi, Solehuddin mengatakan, hampir setahun dirinya tinggal bersama dua putrinya di Poskamling tersebut.
"Hampir setahunan tinggal disini," katanya, saat ditemui wartawan, Selasa (5/10/2021).
Sedangkan istrinya, sudah meninggal dunia di Pulau Bali. Dimana saat itu, mengalami kecelakaan.
Solehuddin mengaku, sebelumnya dia tinggal bersama ibu angkatnya, namun karena tidak betah dan tidak nyaman, akhirnya tempat tinggalnya berpindah-pindah.
"Karena ibu kayak gitu, juga bukan ibu kandung," akunya.
Bapak dua anak ini mengaku, sebelum tinggal di poskamling, sempat teras rumah warga dan menumpang lahan di pekarangan rumah warga.
"Karena mau dibangun, ya sudah pindah lagi," kisahnya.
Baca Juga: Aspirasi Dicueki Bupati, Ribuan Guru Honorer di Jember Ancam Mogok Kerja Massal
Untuk menghidupi kedua anaknya, yang berumur 9 tahun dan 8 tahun, sehari-hari membuat layangan lalu dijual.
"Kalau diajak teman, kadang kerja di bengkel. Kalau tidak ada, ya buat layangan dan kadang kerja serabutan," ucapnya.
Saat ditanya tentang sekolah anaknya, Solehuddin mengaku anaknya belum sekolah, karena terkendala biaya.
"Belum sekolah masih, karena penghasilan masih belum stabil," tuturnya.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya