SuaraMalang.id - Wali Kota Malang Sutiaji diketahui menonaktifkan kolom komentar di akun instagram pribadinya di @sam.sutiaji. Hal itu dilakukan usai viral rombongan gowes pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang memaksa masuk pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang.
Berdasarkan pantauan SuaraMalang.id, setidaknya ada 17 unggahan yang kolom komentarnya dimatikan. Yakni pada unggahan terbarunya yang diunggah pada 4 hari yang lalu, hingga unggahan pada tanggal 5 September yang memperlihatkan foto dirinya saat gowes bersama keluarga.
Sutiaji juga tidak membuat instagram story di akun tersebut. Padahal, sebelumnya orang nomor satu di Kota Malang itu cukup aktif dalam mengunggah story, terutama untuk mempromosikan produk UMKM di Kota Malang.
Penonaktifan ini diduga imbas viral rombongan gowes pejabat Pemkot Malang ke Pantai Kondang Merak, Minggu (19/9/2021).
Sebelumnya, masyarakat dihebohkan oleh video dan foto-foto rombongan gowes Wali Kota Malang, Sutiaji yang diduga memaksa masuk Pantai Kondang Merak yang viral di media sosial.
Dalam beberapa foto yang beredar, menunjukkan rombongan Pemkot Malang sedang berada di Pantai Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Terlihat juga beberapa mobil dinas Pemkot Malang yang berplat merah berada di lokasi pantai. Selain Sutiaji, sejumlah pejabat teras Pemkot Malang juga dikabarkan berada dalam rombongan tersebut, termasuk Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso.
Pantai Kondang Merak sendiri saat ini masih ditutup sementara waktu. Sebab, Kabupaten Malang masih memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), meski sudah turun level.
Karena status tersebut, petugas setempat berupaya menghalau rombongan gowes Pemkot Malang yang kabarnya berusaha menerobos masuk ke Pantai Kondang Merak. Rombongan bermaksud untuk beristirahat sejenak setelah melakoni perjalanan jauh dari Kota Malang dengan bersepeda.
Baca Juga: DPRD: Gowes Wali Kota Malang Diduga Terobos PPKM Menyakiti Hati Rakyat
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah