SuaraMalang.id - Arema FC hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC. Padahal, Bhayangkara FC hanya bermain dengan 10 orang sejak menit ke-78.
Di sisi lain, pelatih Arema Eduardo Almeida menurunkan jajaran pemain andalannya seperti Carlos Fortes, Sergio Silva dan Kushedya Yudo sejak menit pertama, Minggu (12/09/2021).
Dalam laga lanjutan Liga 1 ini yang digelar di Stadion Pakansari Cibinong, itu Bhayangkara unggul terlebih dahulu melalui gol Ezechiel Ndouasel sebelum disamakan Arema FC via gol Dendi Santoso.
Adapun kartu merah diberikan kepada gelandang Bhayangkara T. M. Ichsan yang memperoleh dua kartu kuning.
Sementara juru taktik Bhayangkara FC Paul Munster memasukkan nama-nama seperti Ezechiel, Evan Dimas, Andik Vermansah, Sani Rizki dan Lee Yu-Jun dalam daftar sebelas pertama.
Namun, Munster membangkucadangkan pemain terbaik Liga 1 Indonesia 2019, Renan Silva.
Dengan komposisi pemain seperti itu, kedua tim bermain dengan tempo sedang. Bola banyak bergulir di lini tengah dan tak banyak peluang berbahaya tercipta. Skor 0-0 pun bertahan sampai jeda.
Pada paruh kedua, Arema dan Bhayangkara mulai meningkatkan intensitas serangan.
Paul Munster pun memasukkan beberapa pemain seperti Wahyu Subo Seto, Adam Alis, T. M. Ichsan dan Renan Silva demi memberikan tambahan tekanan bagi Arema.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Arema FC vs Bhayangkara Solo FC Berakhir Imbang 1-1 di Pakansari
Di sisi lain, Eduardo Almeida juga menyengarkan tim dengan melakukan pergantian dengan Dendi Santoso, Dave Mustaine dan Feby Eka beranjak dari bangku cadangan.
Hasilnya, Bhayangkara FC berhasil melesakkan gol pertama dalam pertandingan tersebut melalui sundulan Ezechiel Ndouasel pada menit ke-65. Penyerang asal Chad tersebut memanfaatkan umpan silang Wahyu Subo Seto dari sayap kiri.
Tiga menit kemudian, Ezechiel sebenarnya membuat gol kedua, tetapi dianulir wasit karena dia dalam posisi "offside".
Pada menit ke-72, Arema sukses menyamakan kedudukan berkat tendangan Dendi Santoso. Dendi menyambar bola tepat di depan gawang Bhayangkara, hasil tepisan kiper Awan Setho atas sundulan Carlos Fortes.
Bhayangkara bermain dengan 10 orang sejak menit ke-78 setelah T. M. Ichsan diganjar kartu kuning kedua setelah melakukan tekel dari belakang kepada pemain Arema.
Setelah itu, Bhayangkara FC bermain lebih bertahan. Arema FC tak bisa memanfaatkan situasi yang membuat laga berakhir dengan skor 1-1.
Berita Terkait
-
Hasil Liga 1: Arema FC vs Bhayangkara Solo FC Berakhir Imbang 1-1 di Pakansari
-
Terekam CCTV, Jambret Gasak Barang Emak-emak Saat Jalan Sendirian di Tengah Perumahan
-
Kasus Covid-19 di Malang Raya Menurun, Tapi Ada Masalah Serius Lain Harus Diantisipasi
-
Lawan Arema FC, Pelatih Bhayangkara Tak Akan Bergantung pada Pemain Asing
-
Tak Pikirkan Kekuatan Arema FC, Paul Munster Hanya Fokus pada Bhayangkara FC
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi