SuaraMalang.id - Sejumlah 2.300 pelajar di Kota Malang, Jawa Timur mengikuti vaksinasi Covid-19 serentak, Kamis (9/9/2021). Ribuan pelajar ini terbagi dari SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4 dan SMAN 8.
Vaksinasi serentak digelar di gedung Aula SMA Tugu, Kota Malang ini untuk dosis pertama. Vaksinasi ini menyambut telah dibuka kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, menyusul penurunan PPKM ke level 3.
Koordinator pelaksana vaksinasi, Edy Effi Boediono mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini khusus bagi pelajar SMA yang belum vaksin dosis pertama.
"Seperti SMAN 3 ini sekitar 500, karena kan kemarin sudah ada yang vaksin mandiri dan di tempat lain. Termasuk SMAN 1, 4 dan 8 juga gitu. Jadi ini dari 4 sekolah yang belum divaksin kita vaksin di sini," ujarnya mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Kamis (9/9/2021).
Dijelaskannya, vaksinasi bekerja sama dengan Dinkes Kota Malang ini menggunakan jenis vaksin Sinovac.
Vaksinasi dilakukan sesuai kloter asal sekolah masing-masing.
"Tadi gantian ya, jam-jaman. Tadi SMAN 3 sudah selesai. Ini gantian SMAN 1 terus nanti SMAN 4, lalu SMAN 8. Kebetulan semua pelajar vaksin, jadi pembelajaran pun mandiri di rumah masing-masing," ungkapnya.
Demi suksesnya vaksinasi serentak tersebut, lanjut Edy, bagi tenaga kesehatan pun telah disiapkan sekitar 90 orang ditambah 40 bagi para operator lapangan yang membantu jalannya vaksinasi tersebut.
"Setiap sekolah juga sudah melakukan pendataan ya. Lalu melalui PeduliLindungi juga para pelajar disuruh akses biar cepat saat daftar di lokasi vaksin," tuturnya.
Baca Juga: PPKM Turun Level, Tempat Wisata di Kota Malang Bakal Uji Coba Operasional
Sementara itu, menariknya saat berada di lapangan terlihat dua bilik berbeda untuk pelaksanaan penyuntikan vaksinasi Covid-19.
Bilik tersebut dijelaskan Edy bahwa diperuntukan bagi calon peserta vaksin pelajar perempuan dan yang memiliki bilik atau terbuka diperuntukan bagi calon peserta vaksin pelajar pria.
"Bilik yang tertutup itu untuk perempuan. Kan mereka butuh buka baju ya. Kalau pria gak ada biliknya. Itu jadi ada dua tempat kita siapkan," katanya.
Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan hanya dalam satu hari saja tersebut, hingga saat ini telah berjalan lancar. Selanjutnya untuk pemberian dosis kedua, direncanakan dilakukan di tempat yang sama untuk memudahkan para pelajar mengakses lokasi vaksinasi.
"Setelah 28 haru nanti dosis kedua di sini juga. Harapannya untuk membantu pemerintah menggenjot vaksinasi ini. Kegiatan belajar secara langsung bisa segera normal ya. Apalagi pelajar juga sudah kangen ingin sekolah semua," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Rahasia Malang Sukses Hapus Praktik Pasung Sejak Tahun 2025
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum