Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 08 September 2021 | 07:35 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Viral Pasangan Gancet Ditolong Ustadz. [YouTube/ Gus Idris Official]

SuaraMalang.id - Sebuah video yang memperlihatkan pasangan gancet, viral di media sosial. Belum diketahui di mana lokasi kejadian tersebut.

Sebagai informasi, gancet adalah sebutan populer untuk penis captivus, kondisi saat organ intim pasangan yang sedang bercinta saling tersangkut. Secara teori hal ini bisa terjadi bila sang wanita mengalami kekakuan otot vagina atau dalam dunia medis disebut vaginismus.

Gancet saat melakukan hubungan intim sering kali orang kaitkan dengan kejadian mistis. Hal ini dikarenakan mitos yang beredar karena dialami oleh pasangan yang belum resmi.

Viral pasangan gancet. [TikTok/@indriani_be]

Namun ini merupakan informasi yang tidak benar dan tidak dapat diuji secara medis. Dalam istilah medis, peristiwa gancet ini dikenal sebagai penis captivus.

Baca Juga: Tunggu Gelar Perkara, Gus Idris Belum Ditahan Meski Berstatus Tersangka

Sementara itu, video yang memperlihatkan pasangan gancet tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok indriani_be.

Dalam video terlihat sepasang laki-laki dan perempuan sedang berada di atas kasur. Posisi si laki-laki berada di atas si perempuan. Tubuh mereka ditutupi dengan selimut berwarna oranye. Sementara di samping mereka terlihat beberapa orang pria dan wanita tengah berdoa. Sedangkan seseorang pria yang diduga ustad duduk di atas kursi yang berada di atas pasangan tersebut.

Terdengar si perempuan menangis dan meminta tolong. Sementara orang-orang yang ada di sekelilingnya terdengar melantunkan ayat suci Al Quran.

astagfirullah hal azim akibat zinah GK bisa lepas,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Sementara itu, dalam video lainnya memperlihatkan jika pasangan gancet tersebut akhirnya bisa lepas.

Baca Juga: Gus Idris Malang Jadi Tersangka Heboh Kasus Video Hoaks Penembakan Dirinya

Unggahan yang sudah dilihat oleh 2,4 juta akun tersebut pun dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit yang menyebut kejadian tersebut merupakan rekayasa alias settingan demi konten.

Load More