"Tapi jadi ustaz, khotib itu bisa. Dan itu pun harus saya sesuaikan dengan jadwal saya bekerja. Kalau Sabtu-Minggu kalau tidak ada pekerjaan. Ya saya bisa datang. Tapi hingga kini saya belum. Saya masih memfokuskan untuk menikahkan berdasarkan SK dari Kemenag wilayah Lowokwaru," tambahnya.
Pria yang gemar bergurau ini mengatakan senang dengan banyaknya masyarakat atau netizen yang terhibur atau mendapat ilmu dengan video-video dirinya.
"Saya gak masalah itu terkenal atau apa. Saya pun gak tahu. Saya hanya satu yang penting manfaat (yang penting manfaat). Itu saya senang," kata dia.
Pria yang kini tengah mengejar gelar doktoral di Unisma Jurusan Pendidikan Islam Multikultural itu mengatakan, gaya memimpin akad nikah seperti itu sudah dia lakukan sejak jadi penghulu pada tahun 2009.
"Terus pertanyaannya kenapa viral sekarang? Ya mungkin ini juga sebagai obat PPKM Darurat (PPKM Level 4). Bisa jadi hiburan atau apa silahkan diambil sendiri manfaatnya," tutup dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka