SuaraMalang.id - Polisi melarang Aremania menggelar konvoi dalam rangka ulang tahun ke-34 Arema pada 11 Agustus mendatang. Termasuk dilarang menggelar corteo (beriringan atau berjalan sambil menyanyikan yel-yel).
"Kami tidak perbolehkan konvoi atau turun aksi di jalanan (corteo), karena harus di pahami bersama situasi masih pandemi Covid-19 (virus corona)," ujar Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengutip dari TIMES Indonesia, Minggu (8/8/2021).
Ia juga mengimbau Aremania supaya merayakan ulang tahun Arema dengan kegiatan sosial dan tidak menimbulkan kerumunan. Sangat disarankan merayakan hari lahir klub berjuluk Singo Edan itu di rumah saja.
"Arema sudah memiliki karakter yang baik. Jangan sampai ada kelompok-kelompok tertentu yang akan menghancurkan nama baik Arema. Lebih baik laksanakan kegiatan sosial atau nang hamur ae ker (di rumah saja)," ungkapnya.
Meski demikian, lanjut dia, polisi telah menyiapkan personelnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginka. Aparat juga akan melakukan penyekatan maupun operasi jam malam yang telah disepakati oleh jajaran Polres Malang Raya (Kabupaten Malang dan Kota Batu.
"Kita masih persiapkan (personel). Pasti kita lakukan pengamanan bersama jajaran Malang Raya dengan penyekatan, pembatasan kegiatan masyarakat dan juga pemberlakuan jam malam," katanya.
Ia menambahkan, Polresta Malang Kota juga akan turun serta merayakan ulang tahun Arema dengan mengadakanvaksinasi gratis bagi difabel, pelajar dan Aremania. Lokasi vaksinasi berlokasi di Mapolresta Malang Kota.
"Untuk menyambut ulang tahun Arema ini, kami Polresta Malang Kota mengadakan kegiatan vaksin gratis untuk sasaran Difabel hingga teman-teman Arema juga," tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan kepada para perwakilan Aremania yang telah melakukan silaturahmi pada Sabtu (7/8) kemarin, telah menjadi contoh yang baik bahwa sepakat untuk tetap mentaati peraturan dan protokol kesehatan.
Baca Juga: Istri Presiden Arema FC Beli Tas Mewah Baru Rp 1 Miliar, Warganet Bergejolak
"Saya ucapkan terima kasih untuk Aremania yang telah manjadi contoh yang baik pada massa pandemi sekarang ini dengan tetap mengikuti prokes ketat dan sepakat untuk tidak merayakannya dengan cara konvoi di jalanan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah