SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur meniadakan salat Idul Adha 1442 Hijriah di wilayahnya demi mencegah penyebaran COVID-19. Terlebih masih dalam upaya pengendalian virus Corona melalui PPKM darurat.
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan peniadaan sholat Idul Adha tersebut merujuk instruksi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Namun ditegaskan kembali, bahwa pemerintah tidak bermaksud melarang warga beribadah.
"Bukan melarang masyarakat untuk beribadah. Namun, ini merupakan upaya penyelamatan masyarakat," kata Dewanti dikutip dari Antara, Sabtu (17/7/2021).
Seperti diberitakan, Menteri Agama telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2021, tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha, dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 Hijriah.
Diatur, bahwa peniadaan shalat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah di lapangan terbuka atau masjid dan musala, terutama untuk daerah zona merah atau wilayah risiko tinggi penyebaran COVID-19, dan zona oranye, atau wilayah dengan risiko.
Sedangkan wilayah Kota Batu berada pada zona merah dan sedang berlangsung penerapan PPKM darurat.
Menindaklanjuti itu, Wali Kota Batu telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/03/SE/422.104/2021 tentang PPKM Darurat COVID-19 di Tempat Ibadah, dan Petunjuk Pelaksanaan Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 Hijriah.
Dalam aturan itu dijelaskan bahwa seluruh tempat ibadah di wilayah Kota Batu, supaya tidak mengadakan peribadatan, atau kegiatan keagamaan berjamaah selama masa PPKM Darurat. Kegiatan ibadah diminta untuk dilakukan di rumah masing-masing.
Dewanti menambahkan Pemerintah Kota Batu telah meminta Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) menyosialisasikan aturan tentang peniadaan shalat Idul Adha.
Baca Juga: Presiden Jokowi Beli Sapi Warga Kabupaten Gowa Rp 70 Juta
"Kami menugaskan Muspika untuk melakukan sosialisasi kepada lurah dan kades, tentang surat edaran tersebut," katanya.
Selain itu, masih kata Dewanti, penyelenggaraan malam takbiran di masjid dan musala tidak mengundang jemaah serta dapat dilakukan dengan audio visual. Takbir keliling dan arak-arakan juga ditiadakan, baik yang berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor.
Terkait pemotongan hewan kurban, Pemkot Batu menyarankan warga memanfaatkan layanan Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R). Meski demikian, warga bisa melakukan pemotongan hewan kurban secara mandiri dengan ketentuan kegiatannya dilakukan di tempat terbuka dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Sedangkan terkait pendistribusian atau penyaluran daging kurban, petugas yang melakukan distribusi wajib menggunakan masker rangkap, dan sarung tangan serta meminimalisasi kontak fisik dengan penerima.
Hingga saat ini, secara keseluruhan di wilayah tersebut ada 2.053 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, 1.684 orang dilaporkan telah sembuh, 158 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham