SuaraMalang.id - Satgas COVID-19 Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menargetkan vaksinasi 21 ribu per hari selama PPKM darurat. Penegakan protokol kesehatan juga bakal ditingkatkan merespon lonjakan kasus penularan virus.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, vaksinasi akan digencarkan selama beberapa hari ke depan.
"Tadi Ibu Gubernur memberi dukungan penuh, menargetkan angka 12 ribu, namun dengan sumber daya yang kami miliki, setelah kami kalkulasi, Insya Allah bisa 21 ribu per harinya," katanya dikutip dari Antara.
Bupati Ipuk mengatakan hitung-hitungan target tersebut berdasar kesiapan vaksinasi dengan banyak pihak. Selain 45 puskesmas, vaksinasi juga melibatkan TNI, Polri beserta pihak-pihak lainnya di Banyuwangi.
"Target kami sehari bisa melakukan vaksinasi 21 ribu jiwa ini bakal dilakukan selama lima hari ke depan. Stoknya ada. Semua jajaran TNI, Polri maupun fasilitas kesehatan lainnya siap kerja gotong royong untuk program ini. Dukungan Pak Kapolresta dan Pak Dandim luar biasa untuk program vaksinasi ini," ujarnya.
Dandim 0825/ Banyuwangi Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto menambahkan, seluruh wilayah di Indonesia sedang mengalami lonjakan kasus COVID-19. Merespon itu, pihaknya terus menggerakkan COVID-19 hunter.
Selama PPKM darurat berlangsung, lanjut dia, COVID-19 hunter bakal berkeliling memburu para pelanggar protokol kesehatan dan kerumunan.
"Kondisi penyebaran COVID-19 ini sangat mengkhawatirkan. Kita sedang tidak baik-baik saja, makanya kita lebih tegas lagi. Jika ada warga yang tidak menggunakan masker dan ada kerumunan, kita akan swab ditempat. Jika positif langsung kita isolasi di Diklat ASN di Kecamatan Licin," ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, penyekatan di beberapa titik wilayah hukumnya akan terus dioptimalkan. Ada empat titik penyekatan yang dilakukan oleh petugas gabungan.
Baca Juga: Kades di Banyuwangi Tagih Janji Motor Baru Dianggap Melukai Hati Nurani
"Fokus kami di Pelabuhan ASDP Ketapang. Ada juga empat penyekatan lain yang dioptimalkan untuk masyarakat yang keluar masuk Banyuwangi. Upaya terus dilakukan dengan maksimal. Petugas kami juga maksimal kita turunkan membantu COVID-19 hunter dan penyekatan," katanya.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin