Indikasi Muncul Klaster Pemakaman
Per hari ini, dilaporkan ada sebanyak 26 warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo yang memiliki hasil positif rapid antigen. Keseluruhan merupakan warga yang melakukan kontak erat dengan salah satu pasien Covid-19 di satu lokasi pemakaman.
"Total ada 26 warga yang dilakukan pemeriksaan awal, semuanya positif rapid antigen. Tapi belum terkonfirmasi hasil PCR karena perlu waktu prosesnya. Mungkin besok sudah keluar hasilnya," kata Kepala Pukesmas Kebondalem, Muhammad Hamimi.
Saat ini, pihak Satgas Kecamatan setempat masih melakukan upaya penelusuran yang diduga menjadi sumber penularan. Diduga kuat, 26 warga yang terkonfirmasi positif hasil rapid antigen tersebut bersumber dari pemakaman.
"Jadi awalnya ada keluarga yang meninggal, setelah itu kok ada yang sakit. Sehingga langsung kita tracing dan ketemu jumlah itu. Mungkin pas waktu proses pemakaman itu bisa saja terjadi, tapi ini masih dugaan," katanya.
Pihaknya menduga, indikator klaster pemakaman dari Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini, bermula dari klaster keluarga di lingkungan Kecamatan setempat. Di Banyuwangi, selain klaster ziarah Walisongo masih terdapat 9 klaster lain yang masih aktif menyumbangkan angka Covid-19.
Berita Terkait
-
Viral! Peserta Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi Berjubel hingga Jebol Pagar
-
Antrean Membludak, Peserta Vaksinasi Nekat Jebol Pagar GOR di Banyuwangi
-
Keren! Mahasiswa Banyuwangi Temukan Aplikasi Bisa Deteksi Penyakit Buah Naga
-
Muncul Klaster Baru Lagi di Banyuwangi, Sejumlah 48 Warga Terpapar Covid-19
-
Klaster DPR Tembus 154 Kasus, dari Legislator hingga Cleaning Service Terpapar Covid-19
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin
-
BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI