"Kedua datang ke rumah sakit dalam kondisi berat. Dengan sarana dan prasarana dan nakes yang cukup jadi kurang support," kata dia.
Untuk itu, Husnul menyarankan agar warga Kota Malang cepat mendeteksi gejala Covid-19 sejak dini.
"Kalau ada gejala sedikit sebaiknya menghubungi fasilitas kesehatan terdekat. Untuk mendeteksi lebih awal. Kalau deteksi lebih awal, kalau dirujuk ke rumah sakit rujukan nanti penanganannya lebih baik," kata dia.
Husnul juga menyampaikan saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19, yakni RSSA Kota Malang sudah hampir penuh.
"Saat ini kalau di rata-rata BOR ICU itu mendekati 80 persen. Saya tidak tahu kamarnya berapa tapi sudah hampir penuh. Dan kalau BOR Isolasi itu sudah mencapai 70 persen terisi. Jadi memang mendekati batasan," tutup dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm