SuaraMalang.id - Memilih pasangan hidup tidaklah segampang membalik telapak tangan. Idealnya, memilik pasangan harus memiliki pertimbangan.
Nah, apa saja pertimbangan itu? Dosen Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Fuji Astutik, memberikan tips khusus untuk memilih pasangan.
Memilih pasangan ini penting. Sebab menurut dia, pernikahan itu seperti bisnis yang besar. Di sana ada tuntutan yang mengharuskan manusia berkembang.
"Kalau kita tidak bersama dengan orang yang tepat, kita akan kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan yang selalu berkembang itu," katanya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Senin (14/06/2021).
Fuji Astutik kemudian memberikan lima cara memilih pasangan hidup.
1. Pahami Kondisi Psikis Pasangan
Memahami kondisi psikis pasangan dapat dilakukan dengan memahami kepribadian pasangan. Kepribadian seseorang tidak selalu bisa diterima semua orang, sehingga pilihlah kepribadian pasangan yang cocok denganmu dan yang bisa kamu terima serta pahami.
Dengan memahami kondisi psikis pasangan akan dapat meminimalisir konflik ketika dalam pernikahan. Kondisi psikis ini juga dapat dilihat dari latar belakang keluarga dan circle pertemannnya.
2. Pilihlah Dengan Kesadaran Penuh
Baca Juga: Bukan Terima Amplop, Pengantin Ini Malah Bagikan Amplop di Hari Pernikahan
Pilihlah pasangan dengan kesadaran penuh yakni dengan pertimbangan yang matang bukan karena terpaksa dan kamu yakin bisa hidup berdampingan atas kelebihan maupun kekurangannya.
Hal itu penting karena apabila memilih pasangan hanya karena romantis tidak akan bisa bertahan lama. Dan apabila di dalam pernikahan ada suatu konfilik, kamu akan menerima pasangan kamu dengan kondisinya yang seperti itu.
zemilih pasangan agar tidak mudah merasa kecewa. Dan hindari pula tuntutan yang berlebihan terhadap pasangan agar kalian bisa saling menerima kelebihan maupun kekurangan satu sama lain. Karena cinta yang tulus akan menciptakan keharmonisan dalam hidup.
4. Kenali Cara Pasangan Menghadapi Masalah
Buatlah skenario masalah atau berikan pertanyaan kepada pasangan untuk dapat mengenali cara pasangan dalam menghadapi masalah.
Di situ kamu akan dapat melihat reaksi pasangan dalam menyikapi persoalan, bagaimana kerjasamanya, bagaimana komunikasinya, dan bagaimana reaksi emosinya.
Berita Terkait
-
Bukan Terima Amplop, Pengantin Ini Malah Bagikan Amplop di Hari Pernikahan
-
Nikah 2 Hari Usai Kecelakaan, Pengantin Pria Bikin Mempelai Wanita Tak Berhenti Nangis
-
Satpol PP Bubarkan Kerumunan di Alun-alun Malang Cegah Penularan Covid-19
-
Sambangi KEK Singhasari, AMSI Ditawari Bangun Klaster Media Siber
-
Tingkah Calon Suami Bikin Kecewa saat Hari H, Wanita Ini Batalkan Pernikahan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa SD
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang
-
Selamat Jalan Sang Pionir: M Basri Arsitek di Balik Mahkota Pertama Singo Edan Berpulang
-
Buntut Ucapan Lu Punya Otak Gak?, Hotman Paris Resmi Dipolisikan PWI Malang Raya
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif