Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Senin, 31 Mei 2021 | 19:38 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual. - Tim Khusus Polda Jatim Tangani Kasus Dugaan Asusila di SMA Selamat Pagi Indonesia [Suara.com/Ema Rohimah]

SuaraMalang.id - Polisi menyeriusi laporan Komnas PA terkait kasus dugaan kekerasan seksual atau asusila di SMA Selamat Pagi Indonesia, Kota Batu. Tim khusus telah dibentuk Polda Jatim untuk menyelisik kasus yang menyeret pemilik sekolah berinisial JE.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, ada tiga orang korban didampingi Komnas PA yang melaporkan dugaan adanya pelecehan seksual tersebut.

"Sudah kami lakukan tindak. Kami telah membentuk tim, membuat konstruksinya dan melakukan gelar perkara. Dalam Minggu ini kami akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yang tentunya akan berkoordinasi dengan Komnas PA," jelas Gatot, Senin (31/5/2021).

Setelah pemanggilan pelapor, lanjut Gatot, penyidik akan melakukan pemanggilan terduga pelaku (terlapor) untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Kasus Dugaan Asusila SMA Selamat Pagi Indonesia, Begini Respon Kuasa Hukum Terlapor

"Kemudian untuk pemanggilan berikutnya, untuk terduga pelaku itu akan kami panggil setelah dilakukan pemeriksaan pada korban-korban," sambungnya.

Disinggung terkait penanganan trauma korban, Ia bakal berkoordinasi dengan Biro Hukum SDM Polda Jatim.

"Penanganan trauma nanti kami koordinasikan, kami menyiapkan dari biro hukum SDM. Kami akan koordinasi juga terkait masalah pemulihan psikologinya," tutupnya.

Diberitkan sebelumnya, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) melaporkan pemilik sekolah ternama di Kota Batu, Malang, Jawa Timur berinisial JE ke Polda Jatim, Sabtu (29/5/2021). Diduga sang pemilik sekolah melakukan kekerasan seksual terhadap siswa.

Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, MD Furqon melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Jatim, Sabtu.

Baca Juga: Wali Kota Batu Investigasi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia

Arist Merdeka Sirait menjelaskan, pelaporan ini dilakukan karena ada dugaan pemilik sekolah melakukan kekerasan seksual, kekerasan fisik dan verbal, serta eksploitasi ekonomi terhadap belasan hingga puluhan anak.

Load More