SuaraMalang.id - Kepala Desa Banjarsari Kabupaten Bojonegoro Fatkhul Huda menjadi sorotan belakangan ini lantaran viral surat minta bingkisan hari raya. Surat yang dialamatkan kepada sejumlah pengusaha yang ada di wilayahnya itu kini diklaim telah dicabut.
"Sudah saya tarik mas, meskipun nanti ada yang memberi tidak akan saya terima," katanya dikutip dari Suarajatimpost.com jaringan Suara.com, Rabu (5/5/2021).
Berdalih baru menjabat kepala desa dan belum genap setahun. Ia mengaku belum mengetahui tentang administrasi desa sepenuhnya. Maka diputuskan untuk menarik kembali surat yang dikeluarkan dan ditandatanganinya pada 26 April lalu bernomor 141/501/412.411.2001/2021 tersebut.
Ia juga menuturkan telah ditegur oleh camat akibat viral surat minta bingkisan hari raya itu.
"Saya sudah tahu siapa yang mengunggah di Instagram terkait proposal tersebut. Dan toh kalau membantu itu ya hanya Rp 50 ribu, tapi ini sudah saya cabut mas, dan saya juga sudah diingatkan oleh pak camat," ujarnya.
Fatkhul juga meminta maaf kepada masyarakat yang tidak nyaman akibat surat tersebut.
"Saya mohon maaf pada masyarakat Banjarsari dan hal ini tidak akan terulang lagi" pungkasnya.
Seperti diberitakan, viral surat minta bingkisan hari raya yang dikeluarkan Kepala Desa Banjarsari lengkap dengan kop surat resmi desa dan bercap stempel resmi. Kurang lebih isinya sebagai berikut;
"Sehubungan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, untuk itu mari kita hormati dan membangun kebersamaan antara perusahaan di lingkungan Banjarsari dan Pemerintah Desa Banjarsari. Kami memohon kepada perusahaan dan pengusaha yang berada di lingkungan Desa Banjarsari untuk sudi kiranya memberikan bingkisan hari raya atau dapat berupa uang tunai. Dengan jumlah kepala desa, perangkat desa (10 orang), BPD (9 orang), petugas kebersihan (3 orang), Babinsa dan Bhabinkamtibmas (2 orang),"
Baca Juga: Alasan Kades Bojonegoro 'Malak Resmi' Lewat Surat Minta THR ke Pengusaha
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang