SuaraMalang.id - Awak KRI Nanggala 402, Serda (Ede) Pandu Yudha Kusuma diketahui telah menyiapkan nama Nanggala untuk anaknya kelak. Hal itu diungkap istrinya, Mega Dian Pertiwi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Serda Pandu bertugas sebagai operator senjata kapal selam KRI Nanggala-402. Serda Pandu dan Mega Dian Pertiwi baru dua bulan menjalani bahtera rumah tangga.
Diceritakan Mega, Sang suami Serda Pandu sempat berkomunikasi melalui WhatsApp sebelum berangkat menyelam bersama KRI Nanggala 402. Dalam percakapan tersebut, Mega mengabarkan jika dirinya mengalami telat datang bulan. Keduanya berharap, pertanda tersebut dimaknai kabar bahagia sebagai kehamilan.
Kabar itu disambut bahagia Serda Pandu. Saking bangganya menjadi awak KRI Nanggala-402, Serda Pandu selanjutnya meminta Mega untuk menamai calon anak pertama mereka dengan nama 'Nanggala'.
“Namanya sudah disiapkan, yaitu Nanggala," kata Mega dikutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Senin (26/4/2021).
Masih percakapan lewat pesan singkat, Serda Pandu kemudian meminta Mega segera memeriksa kandungan ke dokter.
“Terus saya diminta untuk periksa USG,” sambungnya.
Namun belum sempat melakukan pemeriksaan, Mega terlebih dahulu mendengar kabar jika kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan Bali. Saat itu dirinya tidak langsung mempercayai informasi tersebut begitu saja.
Mega pun mencari informasi, termasuk dengan mengirimkan pesan WhatsApp kepada Serda Pandu. Meskipun pesan tersebut hanya sekedar terkirim tanpa mendapatkan balasan.
Baca Juga: Ayah Awak KRI Nanggala 402 Berharap Putranya Kembali
Sehari setelah KRI Nanggala 402 dikabarkan hilang kontak, Mega mengalami menstruasi. Mega, kembali mengirimkan pesan kepada Serda Pandu. Lagi-lagi, pesan tersebut tak pernah mendapatkan balasan hingga KRI Nanggala-402 beserta seluruh personelnya dinyatakan gugur.
“Ayah, gak jadi punya dedek,” kata Mega, membacakan pesan yang dikirimkannya kepada Serda Pandu.
Rencana Serda Pandu memberikan nama Nanggala ini juga dibenarkan oleh ayah Mega. Menurut ayah Mega, nama Nanggala ini sengaja disiapkan oleh Serda Pandu saat dirinya dikaruniai anak pertama nantinya.
“Disiapkan nama Nanggala, rencana kalau punya anak besok itu namanya," kata Handoko, ayah Mega.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KRI Nanggala 402 tenggelam di perairan Utara Bali pada Rabu (21/04/2021). Kapal selam milik TNI AL ini hilang kontak sesaat setelah mendapat izin menyelam untuk persiapan latihan menembak torpedo.
Setelah dilakukan pencarian selama lebih 72 jam, TNI menyatakan bahwa KRI Nanggala 402 ditemukan menjadi 3 bagian di kedalaman 838 meter pada Minggu (25/04/2021). Sebanyak 53 orang kru yang merupakan prajurit TNI AL itu dinyatakan gugur. Dua diantaranya merupakan prajurit asal Banyuwangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm