SuaraMalang.id - Musala portable atau mobil musala hadir di Desa Majangtengah, Kabupaten Malang untuk memfasilitasi warga korban Gempa Malang, Selasa (20/4/2021). Warga akhirnya dapat beribadah Ramadhan dengan tenang, lantaran musala setempat telah rusak terdampak gempa magnitudo 6,1, pada Sabtu (10/4/2021) lalu.
Musala portable ini dihadirkan atas kerjasama Bank Syariah Indonesia (BSI) Region IX/Surabaya dengan NU Care-Lazisnu dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Jawa Timur.
Manajer Program NU Care-Lazisnu Jawa Timur, Taufikur Rozikin mengatakan, sejak awal tim para relawan NU selalu mendampingi para korban gempa Malang dengan berbagai macam bantuan.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa bekerjasama dengn BSI untuk menghadirkan mobil mushala yang memang sangat dibutuhkan oleh para korban untuk beribadah karena banyak masjid dan mushala yang rusak,” katanya dikutip dari timesindonesia.co.id jaringan suara.com, Rabu (21/4/2021).
Ia melanjutkan, mobil musala terparkir berdekatan dengan musala warga RT 8 RW 01 yang rusak akibat gempa.
“Rencananya mobil ini akan beroperasi di lokasi selama dua pekan ke depan. Semoga bisa membantu kegiatan ibadah para korban selama bulan suci Ramadhan, sehingga bisa lebih tenang dan sedikit meringankan duka,” jelasnya.
Musala portable ini langsung dimanfaatkan warga untuk salat Ashar berjemaah begitu intalasinya rampung dipasang. Malamnya, lima puluh warga menggunakannya untuk salat Isya dan tarawih berjemaah.
“Kapasitas mobil ini hanya untuk sekitar dua puluh tujuh orang. Kalau jumlah jamaahnya lebih banyak, sebagian bisa menggelar tikar di luar seperti pelaksanaan tarawih pada Selasa malam,” tambah Taufik.
Tim NU Peduli akan terus menerjunkan para relawan untuk membantu para korban melalui posko NU Peduli yang sudah aktif sejak hari pertama terjadinya gempa.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Malang dan Sekitarnya 21 April 2021
Selain memberi bantuan mobil musala, pihaknya juga mengajak kepada masyarakat agar turut serta mendukung aksi-aksi kemanusiaan NU Jatim dalam bentuk lain karena kondisi para korban gempa Malang memang masih sangat membutuhkan bantuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!
-
5 Fakta Mayat Perempuan di Sungai Malang: Korban Ternyata Dibunuh, Gadis 17 Tahun dari Nganjuk!
-
Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini, Senin 23 Februari 2026
-
Waspada Perang Sarung di Kota Malang Saat Ramadan, Ini Daerah Paling Rawan versi Polisi
-
Jadwal Buka Puasa Malang Sabtu 21 Februari 2026, Lengkap dengan Menu Berbuka Terbaik