SuaraMalang.id - Tenaga Medis tidak wajib puasa Ramadan 2021 ini, terutama bagi yang sedang berjibaku menangani pasien Covid-19.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Puasa, menurutnya, bisa diganti hari lain saat tidak beraktivitas medis penanganan Covid-19.
"Bila terasa berat dan dengan puasa menjadi lemah imunitas karena menangani covid, tenaga medis dibolehkan tidak berpuasa Ramadan. Dan setelah leluasa di bulan/hari lain bisa diganti," katanya dikutip dari timesindonesia.co.id jaringan suara.com, Senin (12/4/2021).
Sebelumnya, Majelis ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa terkait vaksinasi Covid-19 selama Ramadan tidak membatalkan puasa. MUI juga menyatakan swab test (tes swab atau tes usap) juga tidak membatalkan puasa.
Sementara, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag RI, Mohammad Agus Salim menjelaskan, bahwa vaksinasi tidak dilakukan melalui lubang terbuka yang ada di tubuh manusia seperti mulut, telinga, dubur, kemaluan, dan hidung. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan penentuan hukum puasa ramadan di tengah pandemi Covid-19 ini.
"Di samping itu, suntik (vaksinasi) tidak dapat membuat seseorang kehilangan rasa lapar atau haus," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita