SuaraMalang.id - Polisi bongkar bisnis prostitusi online di Kabupaten Lumajang. Diduga mucikari berinisial DA (34) warga Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto diciduk saat akan transaksi di sebuah hotel.
Dilansir dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, terungkapnya kasus bisnis esek-esek online ini bermula dari pelacakan Satreskrim Polres Lumajang terhadap nomor seluler inisial DA.
Modusnya, DA menerima pemesanan wanita pekerja seks komersil (PSK) dan kemudian mengantarkan ke hotel yang telah disepakati.
"Jadi saat itu DA mengantar seorang PSK ke pemesan di sebuah hotel,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, Kamis (1/4/2021).
Berdasar pemeriksaan sementara, lanjut AKP Fajar, DA sebagai penyedia jasa esek-esek tersebut menerima fee sejumlah Rp 200 ribu.
“Dari transaksi itu, si mucikari mendapat imbalan dua ratus ribu,” sambungnya.
Berdasar fakta dan beberapa bukti tersebut, polisi kemudian menetapkan inisial DA sebagai tersangka. DA terbukti menarik keuntungan dari perbuatan praktik asusila tersebut dengan sengaja menjadikan sebagai mata pencarian. Dan dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbutan cabul dengan orang lain untuk mengambil keuntungan.
“Dia sebagai mucikari sebagaimana dimaksud dalam pasal 506 KUHP junto pasal 296 KUHP dan ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya.
Baca Juga: Merantau ke Bali, Pemuda Banyuwangi Jual Dua Gadis ABG Jadi PSK di MiChat
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar