SuaraMalang.id - Polhutmob Perhutani KPH Banyuwangi Selatan mengamankan truk diduga bermuatan kayu ilegal alias hasil pembalakan liar. Truk bermuatan penuh kayu itu diamankan pada Sabtu (27/3/2021) malam, di sekitaran Jalan Raya Srono Banyuwangi.
Waka Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Muhlisin Sabarna mengatakan, penangkapan upaya pengiriman kayu hasil ilegal logging itu bermula saat Polhutmob bersama unit gabungan Polresta Banyuwangi patroli di wilayah hutan Sukomade. Petugas mencurigai truk dengan bak muatan tertutup, melaju dari Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Petugas gabungan kemudian membuntuti truk dan saat berhenti petugas langsung melakukan pemeriksaan. Ia merinci, barang bukti sejumlah 150 potongan kayu jati atau 10 meter kubik.
"Dibuntuti setelah berhenti dihampiri. Diperiksa apa muatannya. Dan ternyata isinya balok-balok kayu," jelasnya, dikutip dari Timesindonesia.co.id jaringan Suara.com, Minggu (28/3/2021).
Berdasar hasil pemeriksaan sopir truk, lanjut dia, kayu-kayu tersebut berasal dari salah satu warga Desa Sumberagung dan akan dikirim ke Gianyar, Bali.
"Selanjutnya sopir dimintai keterangan dan truk diamankan sementara. Sekitar pukul 02.00 dini hari petugas bergegas menuju kediaman pemilik muatan untuk melakukan lacak balak tunggak kayu," ujarnya.
Sementara, Kabag Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Lita Kurniawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam terkait kasus pembalakan liar tersebut.
"Dugaan kasus ilegal logging tersebut merupakan serahan dari operasi patroli pihak Polhutmob Perhutani KPH Banyuwangi Selatan kepada kami. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Polsek Cluring," katanya.
Baca Juga: Jika Ada Operasi Pasar, HKTI Banyuwangi Minta Jangan Pakai Beras Vietnam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'