SuaraMalang.id - Polresta Banyuwangi menyelidiki viral video cabai dicat warna. Pengunggah video temuan cabai merah palsu itu masih diperiksa penyidik.
Pembeli cabai dicat, Suryati (73) Dusun Sidoagung, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi mengatakan, Agung sekaligus pemilik akun Facebook Agung Emfet Putra Blambangan sedang dimintai keterangan di Polresta Banyuwangi, Sabtu (20/3/2021) lalu.
"Tadi malam diajak ke Polres. Katanya mau dimintai keterangan. Barang buktinya juga dibawa semua," katanya dikutip dari Timesindonesia.co.id jaringan Suara.com, Minggu (21/3/2021).
Terpisah, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin membenarkan jika pihaknya telah memanggil seseorang berinisial A untuk dimintai keterangan.
"Kita mengamankan satu orang yang diduga merekam dan menyebarluaskan viralnya video cabai yang diduga dilumuri cat warna oranye. Sementara dimintai keterangan," katanya.
Ia melanjutkan, penyidik masih mencari fakta tentang persoalan yang ramai diperbincangkan di media sosial ini.
"Untuk tindak lanjutnya kita akan lakukan penyelidikan yang lebih mendalam dengan mengambil atau menyita beberapa barang bukti yang ada di TKP," sambungnya.
Polisi, lanjut dia, juga akan menguji barang bukti cabai tersebut ke laboratorium. Tujuannya untuk mengungkap secara pasti tentang kebenaran cabai dicat warna.
"Nanti akan melangkah uji lab. Semua harus melalui pembuktian," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Cabai Dicat Banyuwangi, Suryati Beli Dari Penjual Sayur Keliling
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata