SuaraMalang.id - Penyebab banjir besar yang melanda Probolinggo Kabupaten, pada 27 - 28 Februari lalu, akhirnya terungkap. Selain persoalan sampah, sempadan Sungai Kedunggaleng banyak berdiri bangunan juga dinilai jadi penyebab bencana tersebut.
Hal itu merujuk hasil survei UPT Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai (WS) Welang – Pekalen Dinas PU dan SDA Jawa Timur, di sejumlah titik terdampak banjir di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Kepala UPT Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Jatim, Novita Andriani menjelaskan, bahwa didapati beberapa rumah warga dibangun tepat di bantaran atau sempadan sungai.
Semestinya, lanjut dia, sepanjang sempadan aliran sungai tidak boleh ada bangunan. Hal itu yang akhirnya mengganggu fungsi daya tampung saat mengalami peningkatan kapasitas atau debit air.
"Berdasarkan peraturan menteri PU, untuk sungai yang tidak bertanggul ini, dan kami kategorikan daerah perkotaan karena sudah padat penduduk, itu jaraknya 10 meter," ujarnya dikutip dari jatimnet.com media jejaring suara.com, Rabu (3/3/2021).
Ia menambahkan, selain titik menampung luapan air, sempadan sungai juga berfungsi sebagai jalan masuk alat berat, ketika akan melakukan normalisasi sungai.
"Untuk itu, kami akan inventarisasi kepada pihak desa terkait lahannya, bersertifikat apa tidak. Seharusnya tidak bersertifikat, karena ini ruang sempadan sungai, ruang bebasnya sungai," jelasnya.
Novita menambahkan, terjangan banjir yang terjadi di Kecamatan Dringu Sabtu dan Minggu lalu, turut diperparah karena air laut tengah pasang. Sehingga aliran air dari hulu dan hilir bertemu, membuat luapan air sungai yang memasuki perkampungan warga kian membesar.
Baca Juga: Almarhumah Rina Gunawan Terobos Banjir Demi Bantu Miing Bagito
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hanya 180 Unit yang Lolos? Rencana Angkot Malang Jadi Feeder TransJatim
-
Alami Pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, 31 Wisatawan Surabaya Malah Positif Narkoba
-
Tetap Segar Saat Olahraga: Ini 5 Rekomendasi Parfum Ringan yang Tak Bikin Pusing di Gym
-
Teror di Pantai Wediawu Malang: Wisatawan Diserang Massa, 6 Mobil Hancur dan Korban Luka-luka
-
Hanya 5 Menit! Rahasia Perut Rata Seketika Tanpa Perlu Berjam-jam di Gym