SuaraMalang.id - Diduga kesal dibohongi, Dimas (25) warga Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang menganiaya tetangga sendiri, Safi'i, dengan senjata tajam. Korban kini dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang akibat luka serius yang didapat.
Kronologi kasus penganiayaan itu bermula saat Dimas kehilangan motor dicuri orang tak dikenal. Kemudian korban menawarkan bantuan mencarikan motor tersebut dengan syarat uang sejumlah Rp 5 juta.
Beberapa hari kemudian, Dimas menghampiri korban di pos kamling dengan niat menagih janji. Namun, jawaban korban tak sesuai harapan. Safi'i mengaku tidak bisa menemukan motor yang hilang tersebut.
Merasa dihobongi, Dimas naik pitam. Sejurus kemudian dikeluarkan senjata tajam jenis celurit dan membabi buta menganiaya korban hingga tersungkur.
Warga yang mengetahui aksi brutal itu langsung melapor ke polisi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur mengatakan, pelaku diamankan tanpa perlawanan di rumahnya.
“Pelaku kita amankan dari rumahnya dan mengakui perbuatannya,” ujar AKP Masykur, seperti dikutip dari beritajatim.com media jejaring suara.com, Selasa (23/2/2021).
Ia melanjutkan, korban mengalami beberapa luka bacok di tubuhnya. Kekinian, kondisi korban masih belum sadarkan diri. Sedangkan detail motif penganiayaan masih terus didalami penyidik. Apakah benar tentang motor atau penyebab lainnya.
“Kita dalami, korban belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya.
Baca Juga: Setelah Cekcok, Dukun di Lumajang Kepalanya Dibacok Tamunya
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM
-
Angkot Malang Naik Kelas: Kini Ber-GPS, Siap Jemput Pelajar Gratis Bulan Ini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia