SuaraMalang.id - Kisah seorang bocah santri yang rela menyisihkan uang sakunya dan ditabung ke ustadz demi membantu perekonomian keluarga mendadak viral di sosial media.
Santri itu rela memangkas pengeluarannya selama tinggal di pondok pesantren demi membantu orang tuanya yang sedang dilanda kesusahan perekonomian.
Kisah itu diceritakan oleh sang kakak lewat akun TikTok-nya. Sang kakak menceritakan bahwa ibunya sampai menangis saat membaca surat dari sang anak yang sedang menempuh pendidikan agama di sebuah pondok pesantren.
Sang ibu tak menyangka, jika uang yang selama ini ia kirimkan kepada sang anak justru dikembalikan lagi lewat sebuah amplop yang ia terima saat menjenguknya.
Dicieritakan lewat akun @callme_mida0, ayah dan ibu santri itu datang ke pondok pesantren tempat bocah itu menimba ilmu.
Saat dijenguk, santri itu sempat bertanya soal kondisi keluarganya.
"Hari ini ayah dan mamak pergi jenguk adik ku ke pondok, sebelum sholat Jum'at tadi dia nanya sama yah ku bagaimana ekonomi di rumah? Ayahku jawab lagi buruk lagi enggak ada uang enggak ke pasar," jelas sang kakak lewat unggahannya.
Ketika ayah dan ibunya pulang, santri itu memberi sebuah amplop kepada orang tuanya dan berpesan agar amplop itu dibuka ketika sudah sampai di rumah.
Menuruti permintaan sang anak, ibunya pun membuka amplop itu di rumah.
Baca Juga: Haru! Tahu Keluarganya Kesulitan, Santri Kirim Amplop Berisi Uang ke Ibu
Anggota keluargaya pun turut menyimak apa isi amplop tersebut.
Ternyata, amplop kecil itu berisi sepucuk surat dan uang.
"Di dalamnya ada sebuah surat dan uang Rp 200 ribu, dan Mamak ku nangis baca suratnya," ungkap sang kakak.
Ternyata, santri itu selama ini menyimpan uang saku yang dikirimkan orang tuanya kepadanya.
Ia menabungkan uang itu kepada salah satu ustaznya.
Sementara itu di dalam suratnya, santri itu mengaku menyerahkan uang itu untuk digunakan sang ibu membeli kebutuhan.
"Mak ku duit awak kirim untuk mak beli apa yang penting mak awak tahu kamu di situ macam apa gowen kamu. Mak makasih," tulis santri tersebut.
Simak videonya DI SINI.
Kontan, unggahan itu membuat sang kakak sekaligus iri dengan kebaikan sang adik.
"Insecure sama adik sendiri," aku kakaknya.
Begitu pula warganet yang turut merasa salut dengan perhatian santri tersebut kepada keluarganya.
"Masya Allah sampai nangis bacanya, semoga kelak menjadi orang yang sukses," komentar Yuliana.
"Semoga adiknya menjadi pengangkat derajat orang tua. Amin," imbuh Erni mendoakan.
"Ini enggak lebay, ini hebat banget Ya Allah," puji Bukanraisa.
Berita Terkait
-
Diragukan Warganet soal Ilmu, Tengku Zulkarnain Beri Balasan Santai
-
Diremehkan Warganet, Tengku Zul Mengaku Dipanggil "Ustaz" sejak 16 Tahun
-
Haru! Tahu Keluarganya Kesulitan, Santri Kirim Amplop Berisi Uang ke Ibu
-
Pria Ini Bersihkan Uang Pakai Magic Com, Warganet: Inikah Uang Panas?
-
Driver Ojol Gratiskan Penumpang Tiap Jumat, Syaratnya Hafal Surah Alquran
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Polresta Malang Ciduk 20 Tersangka Narkoba, Sita 1,3 Kilogram Sabu-sabu
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang, Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Polres Malang Sikat 3 Kg Bubuk Mercon di Poncokusumo, Seorang Pelaku Ditangkap