SuaraMalang.id - Sesuai prediksi BMKG, hujan disertai angin kencang melanda kawasan Malang. Dilaporkan sedikitnya 20 rumah warga di Desa Pucangsongo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, rusak usai diterjang angin, Kamis (18/2/2021) petang.
Kasi Pelayanan dan Tanggap Darurat Bencana PMI Kabupaten Malang, Amirul Yasin mengatakan, petugas masih melakukan pendataan dampak akibat angin kencang tersebut. Berdasarkan catatan sementara, ada 20 rumah warga rusak.
"Saat ini masih dilakukan asesmen terkait bencana angin kencang tersebut. Kemungkinan jumlah rumah yang rusak masih terus bertambah. Karena anggota di lapangan masih bekerja melakukan pendataan. Data yang masuk belum final," jelasnya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, Kamis.
Ia melanjutkan, peristiwa angin kencang itu disertai hujan lebat. Mayoritas kerusakan ada pada bagian atap rumah warga.
"Mayoritas kerusakan ada pada atap maupun genting rumah," sambung dia.
Kerusakan rumah warga, masih kata Yasin, kebanyakan tergolong rusak ringan. Meski demikian, warga terdampak bakal mendapatkan bantuan terpal dan sembako.
"Terpal untuk menutupi atap rumah yang rusak. Sedangkan untuk kerusakan sementara ini katagori ringan," urainya.
Kekinian, petugas gabungan terdiri unsur PMI, BPBD dan Tagana sedang membantu masyarakat Desa Pucangsongo, Pakis, Kabupaten Malang yang terdampak angin kencang.
Baca Juga: Waspada Angin Kencang hingga 21 Februari, Ini Penjelasan BMKG Malang
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi