"Kami mem-brandingnya bukan sebagai wisata mistis, tapi wisata religi. Ada Alas Purwo dan lainnya. Seperti makam Bupati yang nantinya akan kita branding serupa," katanya.
"Banyuwangi ini image-nya sudah bagus, jangan sampai kembali ke zaman dulu. Sehingga kami mengajak seluruh masyarakat agar memahami bagaimana kondisi Banyuwangi sekarang dan yang akan datang. Branding atau kegiatan yang akan dilakukan tentunya harus berkoordinasi terlebih dahulu, agar cocok atau matching dengan promosi yang akan dilakukan kedepannya," urainya.
Seperti diberitakan Sebelumnya, Pembentukan Persatuan Dukun Nusantara atau Perdunu yang anggotanya terdiri dari kiai pesantren, Gus, dan para ahli ilmu spiritual bakal meluruskan persepsi tentang santet dan profesi dukun di.
"Jadi Perdunu ini berdiri untuk memberikan edukasi dan meluruskan apa yang menjadi persoalan di masyarakat khususnya tentang santet dan profesi dukun agar tidak salah kaprah," kata Ketua Perdunu Abdul Fatah Hasan.
Baca Juga: Temuan Koin Kuno di Banyuwangi Berasal dari Dinasti Song
Perdunu adalah wadah para dukun atau ahli spiritual di nusantara untuk mengembangkan profesinya. Namun, Perdunu bukan kumpulan dukun untuk menyakiti orang lain, melainkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang tak kasat mata.
"Untuk spesifikasi dukun ini kan banyak. Ada yang menangani pengobatan non medis, penglaris usaha, mencari hari baik (nogo dino) dan pengobatan lain sesuai dengan bidang keilmuan yang diemban," sambung dia.
Dalam waktu dekat, masih kata dia, Persatuan Dukun Nusantara akan membuat kegiatan pengobatan gratis non medis bagi masyarakat Banyuwangi.
Berita Terkait
-
Film Horor 'Pembantaian Dukun Santet' Diangkat dari Thread Viral, Ini Ceritanya!
-
Selain Ketupat, Ini 4 Tradisi Lebaran yang Masih Hidup di Banyuwangi
-
Dulu Calon Bintang Timnas Indonesia, Jagoan Indra Sjafri Malah Ditendang Klub Kasta Terbawah
-
Kronologi Penolakan Film Lemah Santet Banyuwangi, MD Pictures Tarik Materi Promosi
-
Film Lemah Santet Banyuwangi yang Mengangkat Kisah Nyata di Tahun 1998
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama