SuaraMalang.id - Berdirinya Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Indonesia di Banyuwangi viral. Organisasi profesi dukun itu menuai banyak sorotan publik, khususnya di media sosial.
Unggahan di akun Instagram @infojember misalnya. Sejak diposting 40 menit lalu, telah menndapatkan ratusan like dan puluhan komentar.
"Kabar dari kabupaten tetangga, rek. Gimana menurutmu?
sopo sing arep mbok dukunno," tulis akun Instagram @infojember seperti dikutip suara.com, Kamis (4/2/2021).
Berbagai respon memenuhi kolom komentar unggahan tersebut. Akun Instagram @naau** misalnya. Ia meminta para dukun yang tergabung dalam Perdunu Indonesia itu melakukan santet ke Virus COVID-19.
"santet corona dong, biar corona pergi," ujarnya.
Ada pula yang request agar menggelar santet massal kepada pelaku korupsi atau koruptor.
"Agenda festivalnya adain santet pejabat korup masal mantap keknya, bikin rekor muri penyantetan pejabat korup terbanyak dalam waktu yg sama," sahut akun Instagram @bhrsa***.
Bahkan ada yang berpendapat bahwa bersatunya para dukun dan menggelar program kerja patut diapresiasi lantaran dapat memutar roda perekonomian masyarakat.
"Kreatif untuk perputaran ekonomi," ujar akun @ferdian***.
Baca Juga: Para Dukun Dirikan Organisasi Profesi, Programnya Memasyarakatkan Santet
Seperti diberitakan, para dukun dan ahli spiritual mendeklarasikan pembentukan Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Indonesia di Kabupaten Banyuwangi, Rabu (3/2/2021).
Ketua Umum Perdunu Indonesia, Kiai Abdul Fatah Hasan mengatakan, bahwa Perdunu adalah wadah para dukun atau ahli spiritual di Nusantara untuk mengembangkan profesinya.
"Jadi Perdunu ini berdiri untuk memberikan edukasi dan meluruskan apa yang menjadi persoalan di masyarakat, khususnya tentang santet dan profesi dukun, agar tidak salah kaprah," katanya, dikutip dari suarajatimpost.com jaringan suara.com, Kamis (4/2/2021).
Perdunu Indonesia, lanjut dia, bukan kumpulan dukun untuk menyakiti orang lain. Namun, sebagai solusi dan membantu masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang tak kasat mata.
"Untuk spesifikasi dukun ini kan banyak. Ada yang menangani pengobatan non medis, penglaris usaha, mencari hari baik (nogo dino) dan pengobatan lain sesuai dengan bidang keilmuan yang diemban," ujar pria juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Huda, Blimbingsari Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi ini.
Ia menambahkan, bahwa dalam waktu dekat Perdunu akan mencanangkan berbagai program kegiatan yang akan diimplementasikan untuk masyarakat Banyuwangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah