Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 02 Februari 2021 | 23:23 WIB
pembersihan tanah longsor di akses jalan Bondowoso - Ijen terkendala cuaca. [Foto: Times Indonesia]

SuaraMalang.id - Pembersihan atau evakuasi material tanah longsor yang menutup akses Jalan Bondowoso - Ijen terpaksa ditunda, Selasa (2/2/2021). Lantaran hujan tak kunjung berhenti dan dikhawatirkan tanah longsor susulan.

Sekretaris BPBD Bondowoso, Ady Sunaryadi mengatakan, saat proses pembersihan, cuaca di sekitar lokasi memburuk.

"Memperhatikan saran Perhutani, melihat cuaca semakin memburuk siang tadi. Khawatir ada longsor susulan. Melihat cuaca yang tadi mau hujan," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id jaringan suara.com, Selasa.

Ia melanjutkan, bahwa alat berat sudah dikerahkan ke lokasi kejadian tanah longsor. Namun, tetap tak bisa tuntas segera lantaran total ada tujuh titik lokasi tanah longsor di wilayahnya.

"Dari tujuh longsor baru dua yang diselesaikan. Dan masih belum bisa tuntas," sambung dia.

Karena proses pembersihan belum selesai, maka akses jalan Bondowoso menuju Ijen masih belum dapat dilewati kendaraan.

Kendaraan yang terjebak juga belum dievakuasi, dilaporkan ada satu unit mobil Grand Max dan juga satu unit Toyota Avanza yang terjebak.

"Tapi penumpangnya dievakuasi, ada enam orang. Warga sekitar. Tadi malam dievakuasi, ada anak-anak juga," ujarnya.

Material tanah longsor bakal kembali dibersihkan besok Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: PJT I: Empat Sungai di Kota Malang Rentan Bencana Tanah Longsor

"Dalam tiga hari ke depan  ditargetkan selesai semua," imbuhnya.

Petugas gabungan yang bakal melakukan pembersihan, terdiri dari BPBD, TRC, 514 Raeder, TNI-Polri, serta warga setempat. Kemudian ada Dinas Sosial, Polsek dan Koramil setempat.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur daerah Kecamatan Ijen Bondowoso menyebabkan longsor hingga menutup akses menuju wisata Ijen. Longsor terjadi di kawasan sekitar objek wisata Kalipahit Blawan Ijen, Senin (1/2/2021) sore.

Load More