SuaraMalang.id - Pembersihan atau evakuasi material tanah longsor yang menutup akses Jalan Bondowoso - Ijen terpaksa ditunda, Selasa (2/2/2021). Lantaran hujan tak kunjung berhenti dan dikhawatirkan tanah longsor susulan.
Sekretaris BPBD Bondowoso, Ady Sunaryadi mengatakan, saat proses pembersihan, cuaca di sekitar lokasi memburuk.
"Memperhatikan saran Perhutani, melihat cuaca semakin memburuk siang tadi. Khawatir ada longsor susulan. Melihat cuaca yang tadi mau hujan," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id jaringan suara.com, Selasa.
Ia melanjutkan, bahwa alat berat sudah dikerahkan ke lokasi kejadian tanah longsor. Namun, tetap tak bisa tuntas segera lantaran total ada tujuh titik lokasi tanah longsor di wilayahnya.
"Dari tujuh longsor baru dua yang diselesaikan. Dan masih belum bisa tuntas," sambung dia.
Karena proses pembersihan belum selesai, maka akses jalan Bondowoso menuju Ijen masih belum dapat dilewati kendaraan.
Kendaraan yang terjebak juga belum dievakuasi, dilaporkan ada satu unit mobil Grand Max dan juga satu unit Toyota Avanza yang terjebak.
"Tapi penumpangnya dievakuasi, ada enam orang. Warga sekitar. Tadi malam dievakuasi, ada anak-anak juga," ujarnya.
Material tanah longsor bakal kembali dibersihkan besok Rabu (3/2/2021).
Baca Juga: PJT I: Empat Sungai di Kota Malang Rentan Bencana Tanah Longsor
"Dalam tiga hari ke depan ditargetkan selesai semua," imbuhnya.
Petugas gabungan yang bakal melakukan pembersihan, terdiri dari BPBD, TRC, 514 Raeder, TNI-Polri, serta warga setempat. Kemudian ada Dinas Sosial, Polsek dan Koramil setempat.
Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur daerah Kecamatan Ijen Bondowoso menyebabkan longsor hingga menutup akses menuju wisata Ijen. Longsor terjadi di kawasan sekitar objek wisata Kalipahit Blawan Ijen, Senin (1/2/2021) sore.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang