SuaraMalang.id - Puluhan jemaah Masjid Roudhotul Muchlisin Lingkungan Condro, Kelurahan Kaliwates, Jember salat gaib untuk korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Senin (11/1/2021).
Imam Masjid Roudhotul Muchlisin KH. Musodik Fikri mengatakan, salat ini adalah bentuk keprihatinan dan empati terhadap musibah yang menimpa seluruh penumpang pesawat dengan rute penerbangan Jakarta - Pontianak, Sabtu 9 Januari 2021 lalu.
"Kegiatan salat gaib ini kami lakukan, setelah pelaksanaan Salat Dzuhur, sebagai bentuk keprihatinan dan ikut mendoakan para korban pesawat jatuh Sriwijaya Air itu," ujarnya, seperti dikutip dari Suarajatimpost.com --media jejaring Suara.com.
Peristiwa kecelakan itu, lanjut dia, juga patut diambil hikmahnya.
"Adanya kejadian pesawat (jatuh) ini, mengingatkan kita bahwa kematian itu tidak terkait akan apapun," imbuhnya.
Menurutnya, salat gaib ini juga mendoakan para keluarga korban agar diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian. Peristiwa pesawat jatuh ini juga menjadi pengingat kematian bagi manusia, kapan pun kematian bisa menimpa siapa saja dan di mana saja.
"Tidak melihat apa penyebab kematiannya, tapi kita pun tidak bisa terlepas dari Malaikat Izrail. Saat waktunya diambil (meninggal), kita pun harus siap. Juga amal ibadah kita yang nantinya akan menjadi bekal," tuturnya.
Sebagai informasi pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 dengan rute Jakarta - Pontianak sempat hilang kontak di Kepulauan Seribu, pada Sabtu 9 Januari 2021. Pesawat akhirnya dipastikan jatuh di sekitar perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.
Total, pesawat tersebut mengangkut 62 orang diantaranya 12 kru pesawat dan 50 penumpang. Para penumpang terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Perkara Rp75 Ribu Guru Telanjangi 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Madrasah: Rahasia MAN 2 Malang Cetak Puluhan Siswa Tembus Kampus Top Dunia
-
Gerbang Lahor Memanas: PJT I Pastikan Pelajar dan Pedagang Gratis, Pengamanan Objek Vital Diperketat
-
Duel Taktik Arema FC vs Pressing Ketat Malut United Berakhir Imbang di Kanjuruhan
-
Tanpa Kuartet Brasil, Arema FC Siapkan 'Tembok' Baru Redam David da Silva dan Ciro Alves
-
Dari Ompreng Pindah ke Meja Prasmanan: Gaya Baru MBG di MIN 2 Malang