SuaraMalang.id - Salah satu permohonan semua orang di muka Bumi adalah pandemi Covid-19 segera berakhir. Di Jepang, para lelaki dan perempuan memiliki ritual unik, yakni dengan mandi di air es.
Sebagaimana melansir laman New York Post, Senin (11/1/2021), lelaki mengenakan cawat tradisional dan perempuan dengan jubah putih bertepuk tangan dan bernyanyi, sebelum pergi ke pemandian air es. Kegiatan tersebut sebagai bentuk ritual Shinto di kuil Tokyo untuk memurnikan jiwa dan berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
Tahun ini ritual unik ini hanya dilakukan belasan orang di Kuil Teppou-zu Inari. Jumlah ini diperkecil karena pandemi, dibandingkan awal 2020 yang mencapai seratus orang.
Usai melakukan latihan pemanasan dan chanting di bawah langit cerah dengan suhu luar 41,18 Fahrenheit, sembilan peserta lelaki dan tiga perempuan pergi mandi berisi air dingin dan balok es berukuran besar.
“Saya berdoa agar virus corona segera berakhir,” kata Shinji Ooi (65), memimpin kelompok umat paroki 'Yayoikai' di Kuil, setelah ritual.
Jepang telah berjuang untuk menahan lonjakan infeksi virus corona, dengan Tokyo melaporkan 1.494 kasus baru pada Minggu (10/1/2021).
Pemerintah mengumumkan keadaan darurat terbatas untuk Tokyo dan tiga prefektur tetangga pada Kamis lalu, mencakup sekitar 30 persen dari populasi negara, dalam upaya untuk membendung penyebaran.
Kuil menambahkan tema "menangkal epidemi" ke acara tahunan, yang diadakan pada Minggu kedua setiap tahun dan sekarang sudah memasuki tahun ke-66.
Baca Juga: Bantuan Modal Lulusan Program PKH: Syarat dan Cara Cek Penerima
Berita Terkait
-
Krisis Covid-19 Menggila, Ekonom: Segera Realokasi Dana Infrastruktur
-
Parkir Sepeda Motor Setahun, Tagihan Karcisnya Capai Rp 1,6 Juta
-
Covid-19, Penjual Bunga: Setiap Hari Sepi, Tak Ada yang Beli
-
Dunia Kedodoran Hadapi Virus Corona, Menkes Budi Singgung Ucapan Bill Gates
-
Ogah Bali Dicap Tertinggi Kasus Corona RI, Koster: Saya Nilai Kurang Pas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang