SuaraMalang.id - Satu unit sepeda motor terparkir hampir setahun di Stasiun Jember. Alhasil, tagihan karcis parkirnya mencapai Rp 1,6 juta.
Diketahui sepeda motor dengan Nopol P 6591 NV ini milik salah satu mahasiswa asal Papua.
Lantaran terdampak pandemi Covid-19, mahasiswa tersebut belum bisa kembali ke Jember.
Koordinator Petugas Parkir Wiwit Fitra Samanta mengatakan, bahwa sepeda motor yang terparkir tersebut sejak Februari 2020. Si empu sepeda motor sempat datang ke stasiun pada November 2020. Ia mengaku belum bisa mengambil motornya lantaran pulang ke Papua dan tak bisa kembali lagi ke Jember akibat pandemi Covid-19.
"Karena terkendala pandemi Covid-19. Pemiliknya ini tidak bisa kembali ke Jember. Jadi motor itu parkir sampai hampir setahun. Total kalau dari bulan Februari 2020 sampai Januari 2021," ujar Wiwit seperti dikutip dari suarajatimpost.com--media jejaring suara.com, pada Jumat (8/1/2021).
Wiwit juga menambahkan, selama dititipkan di lahan parkir Stasiun Jember. Motor selalu dijaga dan ditutup dengan banner bekas agar tidak kepanasan. Bahkan karena terlalu lamanya terparkir, kondisi motor itu sampai berkarat. Mengingat lahan parkir Stasiun Jember merupakan tempat terbuka.
"Tapi selalu kami pindah-pindahkan untuk berada di tempat aman dan dijaga. Karena bentuk tanggung jawab kami. Juga kami tutupi kain banner bekas, agar spidometernya tidak rusak. Bahkan beberapa kali bagian mesinnya jadi sarang tawon, tapi kami bersihkan karena memang sudah tanggung jawab kami," ujarnya.
Dari keterangan pemilik motor, lanjut Wiwit, sang mahasiswa ini mengaku belum memiliki uang lantaran tagihan parkir mencapai Rp 1,6 juta hingga Januari 2021. Namun ia lupa tak menanyakan identitas nama pemilik motor tersebut.
"Untuk namanya saya lupa, tapi hanya diminta kertas parkir dan STNK saat akan mengambil motornya. Tapi karena alasan biaya parkir yang kurang lebih Rp 1,6 juta, dia (mahasiswa asal Papua) minta keringanan dan janji akan kembali lagi ke stasiun untuk mengambil motornya secepatnya," jelas Wiwit.
Baca Juga: Tragis, Sekeluarga Tewas Akibat Jalan Berlubang di Jember
Terpisah, Branch Manager 9 Jember Yan Wahid Prasetya membenarkan, persoalan adanya parkir motor yang berada di Stasiun Jember hampir setahun.
"Memang benar ada motor yang diparkir di Stasiun Jember, yang jika dihitung lamanya kurang lebih 11 bulan atau hampir setahun," katanya.
Ia menambahkan, soal pembayaran parkir menurutnya masih bisa dibicarakan lagi.
"Karena lahan parkir kami menggunakan sistem komputerisasi. Total biayanya mencapai kurang lebih Rp 1,6 juta. Tapi kami bisa memberikan keringanan, dengan saling membicarkan kaitannya biaya parkir ini. Petugas kami juga sudah sempat berkomunikasi dengan pemilik motor," tukasnya.
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut
-
Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN
-
Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI
-
Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang