Belum Ada Juknis, Malang Sudah Siapkan Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis

Makan Bergizi Gratis ini program yang bagus. Kami siap mendukung pelaksanaannya di Kabupaten Malang maupun skala nasional, ujar Sanusi

Bernadette Sariyem
Selasa, 14 Januari 2025 | 18:56 WIB
Belum Ada Juknis, Malang Sudah Siapkan Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis
ILUSTRASI - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Barat, Abrar Zym membagikan makanan bergizi gratis kepada siswa di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Bangsa. [Antara]

SuaraMalang.id - Bupati Malang, HM Sanusi, menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Program ini diharapkan dapat diterapkan secara merata di seluruh Kabupaten Malang dan menjadi solusi untuk meningkatkan gizi masyarakat.

“Makan Bergizi Gratis ini program yang bagus. Kami siap mendukung pelaksanaannya di Kabupaten Malang maupun skala nasional,” ujar Sanusi, Selasa (14/1/2025).

Bupati mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemkab Malang belum menerima petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Meski demikian, Pemkab telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung program tersebut.

Baca Juga:Magan Bergizi Gratis di Malang, Menu Cukup Lengkap Tapi Waspadai Penipuan

“Belum ada juknis atau juklak yang kami terima. Namun, kami sudah menyiapkan segala macam kebutuhan bahan baku. Ketika dibutuhkan, kami siap mencukupi kebutuhan program ini,” jelas Sanusi.

Kabupaten Malang memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga perkebunan.

Salah satu potensi besar adalah produksi susu yang melimpah di Kabupaten Malang. “Ketersediaan susu di Malang sangat besar, mencapai 250 ribu liter per hari. Kami siap menyuplai jika dibutuhkan untuk program ini,” tambahnya.

Sanusi menjelaskan bahwa pelaksanaan teknis program ini dikoordinasikan langsung oleh pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional, yang juga bekerja sama dengan TNI dan Polri di masing-masing daerah.

“Tugas kami adalah memastikan kesiapan daerah. Dengan potensi yang ada, kami yakin Kabupaten Malang dapat mendukung program ini secara maksimal,” tegasnya.

Baca Juga:Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Dimulai di Malang, Simak Daftar Sekolahnya

Sanusi juga mengingatkan bahwa program serupa pernah menjadi perhatian Kementerian Pertahanan RI, yang sebelumnya meninjau langsung potensi Kabupaten Malang.

Dengan pengalaman dan sumber daya yang ada, Pemkab Malang optimistis dapat menjalankan program ini dengan sukses.

Bupati berharap, dengan terealisasinya program ini, masyarakat Kabupaten Malang dapat memperoleh manfaat langsung, khususnya dalam hal peningkatan kualitas gizi.

“Semoga program ini bisa berjalan lancar, memberikan dampak positif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak