Tradisi Unik Arak-arakan Hewan Kurban di Malang, Ternyata Ini Tujuannya

Hewan kurban diarak keliling kampung sebelum disembelih. Tradisi tersebut dijalankan oleh warga Kampung Temenggungan, Kota Malang.

Baehaqi Almutoif
Selasa, 18 Juni 2024 | 06:56 WIB
Tradisi Unik Arak-arakan Hewan Kurban di Malang, Ternyata Ini Tujuannya
Tradisi arak-arak Kambing di Indonesia ada di Temenggungan, Kota Malang. [beritajatim.com]

SuaraMalang.id - Hewan kurban diarak keliling kampung sebelum disembelih. Tradisi tersebut dijalankan oleh warga Kampung Temenggungan, Kota Malang.

Tepat usai menunaikan Salat Iduladha, puluhan ekor kambing akan diarak melewati jalanan di kawasan tersebut. Konon, tradisi ini sudah ada sejak 1976. Saking lamanya bahkan diklaim sebagai pelopor di Indonesia.

Ketua Pelaksana Panitia Idul Kurban Temenggungan, Zulfikar Alamsyah mengungkapkan arak-arakan tersebut dilakukan rutin sebelum hewan kurban disembelih.

Pelaksanaan arak-arakan ini ternyata mempunyai makna sendiri. Warga yakin tradisi tersebut memiliki banyak manfaat.

Baca Juga:Menginap di Alam Terbuka: 7 Lokasi Camping di Malang dengan Pemandangan Memukau

“Arak-arakan ini tradisi rutin yang kami (warga Temenggungan) laksanakan setiap hari raya Idul Adha. Tradisi ini dipercaya bisa bermanfaat bagi kambing, lebih segar ketika disembelih,” katanya dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Senin (17/6/2024).

Tradisi ini selalu dinanti warga yang langsung menunggu di pinggir jalan selepas Salat Iduladha. Warga luar kampung juga ikut menantikan acara tersebut.

Tahun ini arak-arakan hewan kurban membawa tema kampanye anti-penindasan pada bangsa Palestina. Warga membentangkan spanduk bertuliskan ‘From Temenggungan with love. Good tradition generation. Perjuanganmu adalah perjuangan kami. Stop genocide on Rafah’.

Zulfikar menyebut pada Iduladha tahun ini pihaknya menyembelih 46 kambing dan 5 ekor sapi. Hewan-hewan tersebut milik warga yang dititipkan untuk disembelih kepada panitia.

“Kambingnya kebanyakan jenis etawa dan harga paling mahal Rp19 juta. Kalau tinggi rata-rata 1 meter. Kita senang tradisi ini diikuti kampung-kampung lain,” ungkapnya.

Baca Juga:Pesona Tersembunyi di Malang Selatan: Menjelajahi Keindahan Pantai Parang Dowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak