Sudirman Said: Rezim Jokowi Menyuburkan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme

"Partai-partai hipokrasi tidak lagi dibiarkan fungsi kontrol," tuturnya.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 15 Maret 2024 | 19:13 WIB
Sudirman Said: Rezim Jokowi Menyuburkan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah mengecek produk minyak makan merah Pagar Merbau di pabrik pengolahan di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (14/3/2024). (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

SuaraMalang.id - Dalam diskusi virtual bertajuk "Refleksi Seperempat Abad Reformasi", Jumat (15/3/2024), Sudirman Said, memberikan evaluasi terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, era kepemimpinan Jokowi, yang merupakan produk era reformasi, justru menjadi era di mana praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) subur.

Mengulas perjalanan reformasi yang telah berlangsung selama 26 tahun dengan lima kepemimpinan presiden, mulai dari Habibie hingga Jokowi, Sudirman menyoroti perbedaan signifikan antara para pemimpin tersebut.

Dari intelektual, tokoh agama, hingga jenderal, hingga akhirnya kepada Jokowi yang dianggap sebagai "orang biasa" yang berhasil naik ke puncak kekuasaan karena demokrasi.

Baca Juga:Unggul Quick Count, Analis: Jadi Bukti PDIP Tak Butuh Jokowi

"Seorang intelektual, ilmuwan yang belakangan menjadi birokrat (Habibie). Kemudian tokoh agama Pak Abdurrahman Wahid. Kemudian pimpinan partai yang membangun legitimasi melalui perjuangan luar biasa Ibu Mega. Seorang jenderal intelektual SBY," urai Sudirman saat membahas sosok presiden-presiden sebelum Jokowi.

Sudirman menilai, agenda reformasi yang bertujuan menghapus KKN dan dwi fungsi ABRI, serta melahirkan demokrasi dan meritokrasi, tidak terwujud sepenuhnya di era Jokowi. Menurutnya, 10 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jokowi, praktik KKN malah menjadi semakin subur.

"Partai-partai hipokrasi tidak lagi dibiarkan fungsi kontrol," tuturnya, menambahkan bahwa era Jokowi juga ditandai dengan pelemahan lembaga kontrol seperti DPR dan KPK.

Sudirman juga menyoroti bahwa era ini tercatat dengan penangkapan sejumlah pejabat tinggi negara, menteri aktif, gubernur, bupati, hingga ratusan anggota DPR karena kasus korupsi.

Sudirman, yang pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di era Presiden SBY, menyatakan bahwa meski masalah korupsi yang melibatkan pejabat-pejabat pemerintahan tidak bisa dikaitkan langsung dengan Jokowi, namun lingkungan kebijakan saat ini memfasilitasi tumbuh suburnya praktik korupsi dan nepotisme.

Baca Juga:Kekalahan Cuma Angka, Megawati dan PDIP Menang karena Berani Lawan Jokowi

Diskusi tersebut menggarisbawahi tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam melanjutkan agenda reformasi dan memerangi praktik KKN, serta menyoroti pentingnya penguatan lembaga kontrol dan penegakan hukum sebagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak