Elon Musk Pakai Batik Sulawesi Saat KTT B20: Ini Bagus, Saya Menyukainya

Dalam kesempatan diskusi di KTT Bussiness 20 (B20) yang masih dalam rangkaian G20 di Bali, CEO Tesla Elon Musk menjadi salah satu pembicara.

Muhammad Taufiq
Senin, 14 November 2022 | 17:39 WIB
Elon Musk Pakai Batik Sulawesi Saat KTT B20: Ini Bagus, Saya Menyukainya
Tangkapan layar CEO Tesla Motors Elon Musk mengenakan batik dari Sulawesi Tengah ketika berbicara secara virtual dalam KTT Bussiness 20 (B20) pada Senin (14/11/2022). (Antara/Bayu P)

Dari pertemuan itu, Luhut mengatakan Indonesia sudah memiliki non disclosure agreement (NDA) dengan Tesla mengenai perkembangan rencana investasi.

Namun hingga kini rencana tersebut belum berhasil terwujud, meskipun Luhut sempat mengemukakan minat Tesla untuk berinvestasi di Indonesia yang adalah negara penghasil nikel terbesar di dunia.

Nikel diketahui merupakan bahan baku utama baterai kendaraan listrik, bisnis yang melambungkan nama Musk.

Indonesia bisa menjadi negara hebat

Baca Juga:Kekayaan Capai Rp3.440 Triliun, Rumah Elon Musk Mati Lampu Saat Hadiri B20 Summit, Gak Bisa Beli Token?

Dalam kesempatan diskusi di forum B20 itu, Elon Musk mengatakan Indonesia bisa menjadi negara hebat. Masa depan negeri ini juga cerah.

Tesla tentu tidak asal bicara. Ia mengatakan, masa depan yang cerah ini didorong oleh besarnya besarnya populasi usia muda dan kekayaan alam serta energi.

Hal ini disampaikan Musk dalam gawe akbar KTT B20 di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022). Ia menyoroti khusus tentang masa depan Indonesia di dunia.

"Kombinasi antara anak muda, energi, dan populasi yang besar, saya rasa masa depan Indonesia sangat menarik," katanya dikutip dari ANTARA.

Dia juga mengatakan Indonesia bisa menjadi negara yang hebat dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, mengingat Indonesia memiliki potensi bahan baku baterai untuk kendaraan listrik, seperti nikel.

Baca Juga:Ketidapastian Global Jadi Isu B20, Para CEO Perusahaan Harus Prioritaskan Hal Ini

"Menurut saya, Indonesia berkontribusi dengan memproduksi bahan mentah seperti lithium. Dengan adanya konektivitas dan edukasi, saya pikir Indonesia akan menjadi negara hebat di dunia," ujar dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini