Nyawa Ratusan Anak Indonesia Terenggut, Komnas HAM: Harus Ada yang Bertanggung Jawab atas Kasus Gagal Ginjal

Komnas HAM menyarankan supaya para korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit dibebaskan dari biaya perawatan.

Eleonora PEW
Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:45 WIB
Nyawa Ratusan Anak Indonesia Terenggut, Komnas HAM: Harus Ada yang Bertanggung Jawab atas Kasus Gagal Ginjal
Ibu dari bocah penderita Gagal Ginjal Kronis saat di temui di rumahnya di kp. pintu air rt 004 rw 004 kel. Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi (Suara.com/Danan Arya)

SuaraMalang.id - Kasus gagal ginjal akut telah menelan korban jiwa ratusan anak di Indonesia. Atas fenomena ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menegaskan harus ada pihak yang bertanggung jawab.

"Karena ini bisa disebut kasus kejadian luar biasa, maka harus ada yang bertanggung jawab atas peristiwa ini," kata Wakil Ketua Internal Komnas HAM RI Munafrizal Manan di Jakarta, Kamis.

Komnas HAM mendukung dan mendorong setiap pihak yang terlibat atau terindikasi melanggar unsur pidana maka harus bertanggung jawab, paparnya.

Kementerian Kesehatan menyebutkan, hingga Rabu (26/10) kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal di Tanah Air telah mencapai 269 kasus. Angka itu bertambah 18 kasus jika dibandingkan dua hari sebelumnya.

Baca Juga:Hindari Gagal Ginjal Akut, Jangan Minum Obat Sebelum Tahu Penyebab Demam!

Komnas HAM pun sependapat dengan Presiden Joko Widodo dalam kasus tersebut, yakni menyarankan supaya para korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit dibebaskan dari biaya perawatan.

Tidak hanya itu, katanya, bagi keluarga korban kasus gagal ginjal akut yang anaknya meninggal dunia, Komnas HAM berpandangan pemerintah atau kementerian/lembaga terkait sebaiknya memberikan santunan.

Komnas HAM meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar selalu menyampaikan perkembangan atau informasi kepada publik karena hal itu menyangkut hak masyarakat luas.

"Kami berharap penyampaian setransparan mungkin dan apa adanya tanpa ditutupi," ujarnya.

Komnas HAM mengaku prihatin atas kasus gagal ginjal akut yang diduga menyebabkan meninggalnya ratusan anak di Indonesia, katanya.

Baca Juga:Desak BPOM Kerja Serius Atasi Kasus Gagal Ginjal Anak, Komnas HAM: Harus Ada yang Bertanggung Jawab Atas Peristiwa Ini!

Sebagai lembaga yang fokus di bidang HAM, ia menegaskan pihak-pihak terkait harus memperhatikan aspek keselamatan anak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini