Kemarin Gaduh Isu Temuan Botol Miras Oplosan di Stadion Kanjuruhan sampai Cerita Aremania Probolinggo Trauma Emoh Pulang

Sejumlah peristiwa menjadi sorotan kemarin, Rabu (12/10/2022). Mulai dari ribut-ribut isu temuan botol miras oplosan di dalam stadion sampai cerita Aremania.

Muhammad Taufiq
Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:04 WIB
Kemarin Gaduh Isu Temuan Botol Miras Oplosan di Stadion Kanjuruhan sampai Cerita Aremania Probolinggo Trauma Emoh Pulang
Seorang Aremania asal Probolinggo, tampak tertidur di pintu utama Stadion Kanjuruhan yang sudah 11 hari bertahan dan tak pulang. [Beritajatim.com]

SuaraMalang.id - Sejumlah peristiwa menjadi sorotan kemarin, Rabu (12/10/2022). Mulai dari ribut-ribut isu temuan botol miras oplosan di dalam stadion sampai cerita Aremania Probolinggo trauma emoh pulang ke rumah dan pilih tidur di stadion.

Berikut ini kisah-kisahnya:

1. Bantahan temuan miras oplosan di dalam stadion Kanjuruhan

Puluhan botol diduga minuman keras (miras) oplosan yang masih tersegel ditemukan pasca kerusuhan yang terjadi usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) lalu.

Baca Juga:Bukan Miras, Ini Isi Dua Kardus yang Disita Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut berdasar hasil investigasi ditemukan sebanyak 46 botol miras ukuran 550 ml di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Temuan itu saat polisi menyelidiki soal aksi perusakan dan pembakaran saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 lalu.

Namun belakangan terungkap bahwa temuan botol-botol yang masih penuh dan tertutup rapat itu bukanlah miras, melainkan obat ternak untuk PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

2. Rekaman suara ibu-ibu sebut Aremania mabuk

Beredarnya rekaman suara atau voice note melalui Whatsapp yang menyebut Aremania mabuk hingga menggunakan obat terlarang saat tragedi Kanjuruhan, Malang menjadi sorotan publik.

Baca Juga:Sosok 'Penjual Dawet Kanjuruhan' Muncul, Bersimpuh Memohon Maaf ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Voice note yang berisi suara seorang ibu-ibu mengaku penjual dawet di Gate 3 Stadion Kanjuruhan itu sempat menjadi perdebatan dan banyak yang menuding rekaman itu hoaks.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini