Iwan Bule Diminta Bertanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan: Jangan Hanya Klub Menang Dia Beri Piala dan Dapat Nama

Kuasa Hukum Abdul Haris, Taufiq Hidayat, meminta agar Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan alias Iwan Bule ikut tanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan.

Chandra Iswinarno
Selasa, 11 Oktober 2022 | 17:07 WIB
Iwan Bule Diminta Bertanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan: Jangan Hanya Klub Menang Dia Beri Piala dan Dapat Nama
Ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule diminta ikut bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan. (Dok. PSSI)

SuaraMalang.id - Kuasa Hukum Ketua Panpel pertandingan Arema FC Vs Persebaya Abdul Haris, Taufiq Hidayat, meminta agar Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochammad Iriawan ikut bertanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Taufiq, saat menemani kliennya yang diperiksa sebagai tersangka di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Surabaya pada Selasa (11/10/2022).

"Panpel kan banyak yang terlibat itu, harus juga bertanggung jawab. Terutama Ketua PSSI, jangan hanya saat klub ini menang dia beri piala dan dapat nama. Jadi posisi klub ada masalah, dia bertanggung jawab secara hukum," kata Taufiq seperti dikutip SuaraJatim.id.

Berdasarkan pantauan di Mapolda Jatim, dua tersangka Tragedi Kanjuruhan, yakni Abdul Haris dan Security Officer Suko Sutrisno tiba beriringan dengan didampingi pengacara mereka.

Baca Juga:Ahmad Riyadh: Ketua Umum PSSI Tidak Harus Mundur

Sebelum mengikuti pemeriksaan, Abdul Haris menyatakan siap mengikuti proses hukum yang menjeratnya.

"Kita ikuti proses hukum. Pada prinsipnya kita taat hukum, akan kita ikuti prosesnya nanti apa yang disampaikan penyidik," katanya.

Sementara kuasa hukum Abdul Haris lainnya, Sumardhan menegaskan, kliennya sudah menjalankan SOP pertandingan sesuai yang ada dalam aturan. Terutama, terkait tuduhan akses pintu masuk tribun yang menyebabkan banyak orang meninggal tidak bisa dibuka menjadi sebab utama.

"Ingat, Pak Haris ini untuk masalah keamanan sudah minta ke negara, bahkan yang mengeluarkan rekomendasi itu Kapolda dan Kapolres. Ingat juga bahwa pertandingan sudah selesai dan terjadi penembakan gas air mata bukan saat pertandingan dilakukan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada penyidik untuk melakukan autopsi terhadap jenazah dan melakukan pengecekan berkala kepada korban luka.

Baca Juga:Pertemuan PSSI dan TGIPF Rampung, Mochamad Iriawan Keluar dari Pintu Belakang, Hindari Wartawan?

"Nah, kita kan tidak tahu apakah gas air mata itu memang murni gas air mata atau ada efek lainnya, kan itu untuk kepentingan ke depan juga," kata pria berkacamata itu.

News

Terkini

Permainan yang dihadirkan di kidzooona beragam.

Lifestyle | 09:00 WIB

Aksi begal sepeda motor terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Kali ini seorang perempuan menjadi korban usai membeli minuman di minimarket.

News | 14:33 WIB

Video penganiayaan yang dilakukan seorang pria kepada dua perempuan di Malang yang sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

News | 16:15 WIB

Kabar terbaru terkait Covid-19 datang dari para petugas medis di Oxford Amerika Serikat. Ternyata, efek samping Covid-19 bisa membuat orang kejang-kejang dan epilepsi

News | 13:48 WIB

Ratusan Aremania mendatangi Kantor Pos Malang di Jalan Merdeka Selatan, Kota Malang, Kamis (17/11/2022).

News | 13:13 WIB

Sebanyak 50 Aremania bersama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan berangkat ke Jakarta. Mereka berencana membuat laporan ke Bareskrim Polri.

News | 11:03 WIB

Kabar terkait update Tragedi Kanjuruhan Malang masih tetap ramai kemarin, Selasa (15/11/2022).

News | 08:17 WIB

Viral video penganiayaan pemuda ke cewek di Malang

News | 08:07 WIB

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang masih terus menyuarakan tuntutan keadilan kepada kepolisian setempat atas tragedi yang menewaskan keluarga mereka.

News | 16:51 WIB

Genderang perang antara Denise Chariesta dengan Uya Kuya terus berlanjut. Bahkan, ia menuding Uya Kuya juga selingkuh.

Lifestyle | 15:13 WIB

Seorang wisatawan mengeluh saat berwisata ke Taman Wisata Air Wendit di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

News | 12:54 WIB

Video mesum yang diduga diperankan oleh oleh siswi SMK di Sampang, Madura, Jawa Timur beredar di media sosial.

News | 09:38 WIB

Tidak jelas pemicunya apa, tiba-tiba saja puluhan pemuda mengeroyok dua warga Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ).

News | 09:34 WIB

Sejumlah peristiwa mewarnai pemberitaan di Malang kemarin, Senin (14/11/2022).

News | 08:31 WIB

Sampai saat ini kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu, 01 Oktober 2022.

News | 07:58 WIB
Tampilkan lebih banyak