Diketahui, ada elompok preman juga pernah menganiaya petani kopi bernama Suhar.
“Hal ini diduga telah memicu rentetan aksi balas dendam dan pembakaran yang dilakukan oleh kelompok massa asal Kalibaru," sambung Hery.
Polisi sama-sama menerapkan tindakan hukum bagi kedua kelompok. Preman-preman yang berbuat pemalakan ditangkapi.
Begitu juga dengan petani kopi yang membalas serangan preman memakai cara pembakaran rumah dan kendaraan juga diciduk.
Baca Juga:Terungkap, Kerusuhan di Mulyorejo Jember Ada Hubungannya dengan Lahan kopi
Upaya demikian berhasil meredam konflik. Terlebih setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jember Hendy Siswanto, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandi Azwar Anas turut menggelar rekonsiliasi.