SuaraMalang.id - Jembatan gantung penghubung dua desa di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ambruk, Jumat (9/9/2022) sekitar pukul 08.15 WIB.
Nahasnya, pada saat peristiwa terjadi, sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pajarakan yang tengah melakukan jalan sehat sedang melewati jembatan.
Akibatnya, puluhan siswa dan beberapa guru terjatuh ke sungai. Para siswa kemudian dilarikan ke Puskesmas Pajarakan.
Insiden tersebut terekam dalam video amatir yang diambil warga.
Baca Juga:Nelayan Probolinggo Terpaksa Tak Melaut Akibat Terdampak Harga BBM
Video itu kemudian dibagikan oleh akun instagram @probolinggokita.
Dalam video tampak jembatan yang menghubungkan Desa Kapasan Kecamatan Pajarakan dengan Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan itu ambrol dan terjatuh ke sungai.
Sejumlah warga tampak membantu proses evakuasi para siswa yang terjatuh dari jembatan dengan ketinggian sekitar 10 meter dari permukaan air sungai itu.
Terlihat juga beberapa orang harus melewati medan yang menanjak dan terjal di bawah jembatan.
Diketahui, jumlah siswa yang terjatuh atau tercebur ke sungai sebanyak 36 orang.
Baca Juga:Perangkat Desa di Probolinggo Bisnis Narkoba, Tertangkap saat Transaksi di Dekat Masjid
Setelah mendapat perawatan di puskesmas, 14 siswa di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Waluyo Jati, Kraksaan karena luka yang diderita cukup serius.
Sedangkan 22 siswa lain dipulangkan ke rumah masing-masing atau menjalani rawat jalan.
Petugas kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ambruknya jembatan.
Unggahan tersebut pun mendapat banyak komentar dari warganet.
"adikku korban selamat, alhamdulillah luka-luka aja," komen defana***
"innalillahi saya perwakilan dari alumni SMP 1 Pajarakan semoga lekas sembuh untuk adik-adik dan untuk guru-guru yang terkena musibah semoga diberi kesehatan secepatnya," ujar xzn***