facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terpopuler Kemarin: Pembunuh Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Terancam Hukuman Mati

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:42 WIB

Terpopuler Kemarin: Pembunuh Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Terancam Hukuman Mati
Ilustrasi Universitas Brawijaya. [Suara.com/Aziz Ramadani]

Selain perkembangan kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, peristiwa pembakaran rumah dan kendaraan di Jember jadi sorotan.

SuaraMalang.id - Kasie Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang Priatmaji Dutaning Prawiro mengatakan,  Ziath Ibrahim Bal Biyd, terdakwa pembunuhan mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang, Bagus Prasetya Lazuardi terancam hukuman mati.

Sebab, disinyalir melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 KUHP.

Sementara, suasana mencekam melanda warga Desa Mulyorejo, Silo, Jember. Mereka diteror sekelompok orang hingga terjadi pembakaran rumah dan kendaraan.

1. Pembunuh Bagus Prasetya Lazuardi, Mahasiswa Kedokteran UB Malang Terancam Hukuman Mati

Baca Juga: Pemkab Malang Hibahkan Lahan 1 Hektare untuk Basarnas Dirikan Pos SAR

Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Tewas di Pasuruan, Akun Instagram Banjir Ucapan Duka. [Instagram/@bagus.lazuardi87]
Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Tewas di Pasuruan, Akun Instagram Banjir Ucapan Duka. [Instagram/@bagus.lazuardi87]

Kasus pembunuhan Bagus Prasetya Lazuardi (26) mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Malang.

Terdakwa dalam kasus ini Ziath Ibrahim Bal Biyd, yang tak lain merupakan ayah tiri dari pacar korban, terancam hukuman mati. Ia didakwa melanggar Pasal 340 KUHP yakni Pembunuhan berencana.

Baca selengkapnya

2. Mencekam! Warga Silo Jember Diteror Massa Tak Dikenal, Tiga Kali Serangan 4 Rumah, 3 Mobil, 20 Motor Dibakar

Rumah warga Silo Jember dibakar massa tak dikenal [Foto: Beritajatim]
Rumah warga Silo Jember dibakar massa tak dikenal [Foto: Beritajatim]

Teror dialami warga Desa Mulyorejo Kecamatan Silo Kabupaten Jember Jawa Timur ( Jatim ) akhir-akhir ini. Sejumlah orang tak dikenal melakukan penyerangan.

Baca Juga: Viral Warganet Beli Oleh-oleh Khas Malang tapi Isinya Bikin Melongo

Akibat penyerangan tersebut, 4 rumah, 3 mobil dan 20 sepeda motor telah dibakar orang tak dikenal ini. Warga pun resah dengan situasi demikian. Sementara pelaku sampai sekarang belum diketahui meskipun polisi sudah melakukan penyelidikan.

Baca selengkapnya

3. Kapolres Jember Digugat Tersangka Kasus Korupsi Honor Pemakaman Covid-19

Ilustrasi gugatan tersangka korupsi honor pemakaman covid-19 di Jember. (Pixabay.com/@succo)
Ilustrasi gugatan tersangka korupsi honor pemakaman covid-19 di Jember. (Pixabay.com/@succo)

Staf Ahli Bupati Jember Mohammad Djamil melayangkan gugatan kepada Kapolres Jember. Hal itu buntut penetapan tersangka kasus korupsi honor pemakaman Covid-19.

Pasca penetapan tersangka, Mohammad Djamil telah dua kali mangkir panggilan polisi. Rinciannya, panggilan pada Jumat 29 Juli, dan Rabu (3/8/2022) kemarin.

Baca selengkapnya

4. Warga Mulyorejo Jember Diserang Kelompok Tak Dikenal, Tujuh Rumah Dibakar

Kondisi mobil warga Mulyorejo, Jember, Jawa Timur. [Beritajatim.com]
Kondisi mobil warga Mulyorejo, Jember, Jawa Timur. [Beritajatim.com]

Warga di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember diserang sekelompok orang tak dikenal. Akibatnya, tujuh rumah dibakar hingga rata dengan tanah.

Selain rumah, dilaporkan dua mobil, dan lima motor jadi sasaran penyerangan. Persitiwa mencekam itu terjadi pada Sabtu (30/7/2022) malam. Namun warga tidak berani melaporkan peristiwa itu.

Baca selengkapnya

5. Wanita Malang Membusuk di Rumahnya, Warga juga Menemukan Kerangka Diduga Anaknya

Ilustrasi garis polisi- penemuan kerangka dan mayat di Malang. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ilustrasi garis polisi- penemuan kerangka dan mayat di Malang. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

Wanita berusia 72 tahun, Rokani ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Hal itu terungkap saat tetangga mencium bau busuk dari rumah korban.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi mengatakan, kronologis berawal dari laporan tetangga korban bernama Panaji yang mencurigai aroma tak sedap menyeruak dari rumah Rokani.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait