facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Agar Tak Terjerat Pinjol Ilegal, Lakukan Hal-hal Ini

Muhammad Taufiq Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:35 WIB

Agar Tak Terjerat Pinjol Ilegal, Lakukan Hal-hal Ini
Ilustrasi Pinjol (Antara)

Pinjaman online ( Pinjol ) ilegal memang menjadi momok bagi masyarakat baru-baru ini.

SuaraMalang.id - Pinjaman online ( Pinjol ) ilegal memang menjadi momok bagi masyarakat baru-baru ini. Oleh sebab itu masyarakat perlu waspada agar tidak terjerat terlalu dalam pada pinjaman online.

Pelaku industri teknologi finansial menilai masyarakat perlu semakin waspada supaya tidak berurusan dengan aplikasi pinjaman online ilegal tersebut.

CEO Investree Adrian Gunadi, menyarankan masyarakat mengecek keabsahan suatu tekfin melalui situs cekfintech.id. Jika dihubungi secara langsung oleh seseorang yang mengaku karyawan perusahaan tekfin tertentu, hubungi kontak resmi tekfin tersebut.

"Pelanggan disarankan untuk menghubungi kontak CS sesuai dengan yang tercantum di website atau media sosial resmi untuk mengecek apakah memang benar perusahaan fintech tersebut menawarkan produk secara langsung dan mempunyai karyawan bernama X," kata Adrian, dikutip dari Antara, Jumat (24/06/2022).

Baca Juga: Agar Tidak Tertipu dengan Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

Setelah mengecek legalitas, pastikan mengakses dan masuk ke situs atau aplikasi resmi tekfin tersebut.

Jika terlanjur mengalami kerugian akibat tekfin ilegal, masyarakat sangat disarankan melapor ke kepolisian dan Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk melaporkan kerugian, Investree menyarankan untuk mengumpulkan bukti teror, ancaman, pelecehan atau intimidasi yang diterima dari tekfin ilegal tersebut.

Setelah itu, laporkan hal ini ke kantor polisi terdekat. Sambil melapor ke polisi, adukan juga kejadian ini ke situs resmi OJK atau nomor telepon 157 sambil mengirimkan bukti.

Selain itu, laporkan juga ke perusahaan tekfin jika pinjol ilegal itu mencatut nama tekfin resmi, misalnya Investree. Laporan ke tekfin bisa dilakukan dengan mengontak layanan pelanggan (customer service) atau email.

Baca Juga: Peraturan Daerah untuk Lindungi Masyarakat dari Pinjol Segera Digodok DPRD Kota Bogor

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait