Presiden Tayyip Erdogan akan Berdiskusi Tentang Penolakan Keanggotaan NATO

Finlandia dan Swedia secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO pada Rabu (18/5), merespons invasi Rusia ke Ukraina.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 21 Mei 2022 | 05:50 WIB
Presiden Tayyip Erdogan akan Berdiskusi Tentang Penolakan Keanggotaan NATO
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berpidato di hadapan pendukung Partai AK di Izmir pada 17 Maret 2019. [AFP]

SuaraMalang.id - Presiden Turki Tayyip Erdogan akan berkomunikasi dengan Finlandia pada Sabtu (21/5/2022). Erdogan akan tetap mempertahankan penolakannya atas bergabungnya Finlandia dan Swedia ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Finlandia dan Swedia secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO pada Rabu (18/5), merespons invasi Rusia ke Ukraina.

Erdogan mengatakan dia telah membahas masalah ini dengan perdana menteri Belanda pada Jumat (19/5) dan juga akan berbicara dengan Inggris pada Sabtu.

Dia tidak menyebutkan siapa yang akan dia ajak bicara di Finlandia dan Inggris.

Baca Juga:Finlandia dan Swedia Merapat ke NATO, Imbas Serangan Rusia ke Ukraina:

"Tentu saja kami akan melanjutkan semua diskusi ini demi tidak mengganggu diplomasi," kata Erdogan mengutip Antara, Jumat (20/5/2022).

Turki menuding Swedia dan Finlandia menampung orang-orang yang terkait dengan kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan pengikut Fethullah Gulen, yang dituduh Ankara mengatur upaya kudeta pada 2016.

Para pemimpin Barat telah menyatakan keyakinannya bahwa keberatan Ankara tidak akan menjadi penghalang jalan bagi proses aksesi NATO di negara-negara Nordik, tanpa menjelaskan bagaimana posisi Turki dapat diubah.

Erdogan mengkritik Barat karena tidak melihat milisi YPG Kurdi Suriah sebagai kelompok teroris saat melihat PKK seperti itu. Turki memandang kedua kelompok itu identik.

“Saat ini ada organisasi teroris di banyak negara Eropa, terutama di Jerman, di Belanda, di Swedia, di Finlandia dan di Prancis,” ujar dia.

Baca Juga:Dapat Restu Parlemen, Finlandia Bersiap Gabung NATO

Erdogan sebelumnya mengatakan bahwa delegasi Swedia dan Finlandia tidak perlu repot-repot datang ke Ankara untuk meyakinkannya agar menyetujui keanggotaan NATO mereka.

Ia menegaskan bahwa "teroris" harus dikembalikan ke Turki sebelum menyetujui bergabungnya Swedia dan Finlandia ke NATO.

Sumber: Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak