Berkah Libur Lebaran, Pelaku Wisata di Pinggiran Kabupaten Malang Rela Tinggalkan Kerja Sebagai Buruh Tani

Libur hari Lebaran tahun 2022 ini menjadi berkah bagi pelaku wisata di pinggiran Kabupaten Malang Jawa Timur.

Muhammad Taufiq
Kamis, 05 Mei 2022 | 14:31 WIB
Berkah Libur Lebaran, Pelaku Wisata di Pinggiran Kabupaten Malang Rela Tinggalkan Kerja Sebagai Buruh Tani
Lokasi wisata di pinggiran Kabupaten Malang Jawa Timur [SuaraMalang/Bob Bimantara]

SuaraMalang.id - Libur hari Lebaran tahun 2022 ini menjadi berkah bagi pelaku wisata di pinggiran Kabupaten Malang Jawa Timur.

Setelah dua tahun aturan pembatasan pergerakan masyarakat karena pandemi Covid-19, tahun ini tempat wisata sudah mulai bangkit, banyak wisatawan berdatangan. 

Salah satunya terjadi di tempat wisata D'Embung Park di Desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang.

Dampaknya pun cukup membuat tersenyum salah satu penyedia jasa peminjaman ban renang, Munif (25).

Baca Juga:Antisipasi Lonjakan Wisatawan di Kota Batu Libur Lebaran Ini

Munif mengaku dalam waktu buka tiga jam hari ini Kamis (5/4/2022), penyewaan ban sudah ludes dua kali dipinjam pengunjung. Munif memiliki 40 ban renang yang disewakan.

Sejak pukul 09.00 hingga pukul 12.00, 40 ban tersebut sudah dipinjam dua kali anak-anak untuk berenang di dua kolam D'Embung Park.

"Iya ini sudah 80 mas dipinjam. Ramai hari ini wisatawan yang datang," katanya sambil tersenyum, Kamis (5/5/2022).

Dia menjelaskan, satu kali peminjaman ban seharga Rp 5 ribu. Tidak ada batasan waktu untuk meminjam ban berwarna hitam itu. 

"Ya akhirnya sampai ada orang tua wisatawan yang datang itu mau pinjam gak ada, karena dipakai semua. Ya kalau ramai gini harusnya nambah," kata dia.

Baca Juga:Sorotan Peristiwa: Aksi Heroik Polisi di Malang Bantu Pemudik Ibu-ibu Hamil

Penghasilan dari penyewaan ban sendiri dari tiga jam itu jika dikalkulasi Rp 160 ribu. Namun uang tersebut dia setor ke pengelola D'Embung Park.

"Ya ini mungkin akan bertambah di sisa hari ini. Tapi itu semua saya setorkan ke pengelola gak saya simpan sendiri," ujarnya.

Meskipun begitu, dia dalam sehari ini jika ramai seperti hari ini mampu dibayar Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu. 

Dia pun bersyukur dengan dibukanya D'Embung Park kembali. Sebab penghasilan sebanyak itu lebih dari dia dapat dari hasil sebagai buruh tani dalam sehari. Munif pun lebih memilih bekerja sebagai penyedia jasa penyewaan ban jika D'Embung Park buka.

"Ya kalau gak ada ini kan saya buruh tani. Tapi kalau D'Embung Park buka saya kerja di sini. Bayarannya hampir sama. Tapi kerjanya lebih enak di sini (D'Embung Park)," tutupny.

D'Embung Park Wisata Edukasi Murah Meriah

D'Embung Park yang dikelola Bumdes Pandanmulyo itu baru buka hari ini Kamis (5/5/2022). Sebelumnya wisata yang terletak di pedesaan ini tutup sejak akhir Januari 2022.

Kepala Desa Pandanmulyo Sutikno menjelaskan, pada pembukaan hari ini sudah ada lebih dari 400 wisatawan yang berkunjung ke D'Embung Park.

"Kalau dari parkir sepeda motor dan mobil tadi ada 200-an kendaraan. Ambil saja satu kendaraan bawa dua orang jadi ya hampir 400," ujarnya.

Dia pun tidak menyangka wisatawan cukup antusias dan berbondong-bondong datang ke tempat wisata yang terletak di tengah sawah atau perkebunan itu. 

"Ya gak nyangka soalnya gak ada pengumuman. Medsos saja gak ada atau belum aktif. Ya kemarin itu karangtaruna anak muda-muda itu saya bilang 'mau kerja gak?' akhirnya mereka mau. Ya buka langsung hari ini," kata dia.

Wisatawan yang datangpun kebanyakan dari Kota Malang, hingga warga kecamatan sebelah, yakni Kecamatan Pakis, Tumpang, hingga Jabung Kabupaten Malang.

"Banyaknya masih dari sana. Dan pelanggan yang sudah pernah ke sini sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, untuk harga tiket sendiri di wisata yang hadir pada pertengahan 2020 lalu itu Rp 5 ribu dan juga membayar retribusi parkir Rp 3 ribu.

Dengan harga tiket tersebut, wisatawan mendapat fasilitas kolam renang untuk anak-anak, melihat budidaya ikan koi dan nila serta perkebunan kubis, jeruk, hingga jambu yang terletak di dalam tempat wisata itu.

"Kami konsepnya memang wisata edukasi. Dan di embung itu ada nila dan koi. Ada 200 lebih dan dikelola langsung oleh pemuda kami. Jadi anak-anak bisa melihat langsung budidaya ikan ataupun kubis dan jeruk di sini," tuturnya.

Pembangunan D'Embung Park sendiri diinisiasi oleh Sutikno. Dia ingin ada pendapatan asli desa yang sebagian lahannya adalah pertanian dan perkebunan 

Waktu tahun 2018, dibangunlah embung itu bernama embung stunting. Embung itu tujuannya untuk membantu gizi anak-anak stunting di Pandanmulyo dan juga irigasi pertanian petani sekitar.

"Tapi saya pikir jika hanya embung tidak ada pendapatan ya sama saja. Bagaimana caranya bisa ada pendapatan biar berputar begitu uangnya untuk pendapatan," kata dia.

Akhirnya di tahun 2019 dia berpikir untuk menjadikan tempat wisata edukasi. Di lahan 1,2 hektar itu, pikir Sutikno, memiliki potensi untuk menjadi tempat wisata yang memberi nuansa berbeda bagi wisatawan.

"Ya saya manfaatkan apa yang ada. Pertanian di sekitar ada. Peternakan ikan juga ada. Saya buat saja kolam renang dan akhirnya saya gabung antara pertanian dan budidaya ikan itu menjadi tempat wisata hasilnya D'Embung Park," ujarnya.

Pada pembukaannya pada pertengahan 2020 tahun lalu konsep Sutikno ini mendapat kunjungan dan apresiasi dari Bupati Malang, HM Sanusi. 

"Ya karena awalnya gratiskan tiketnya. Tapi karena kami rugi karena pengetatan akhirnya per hari ini bangkit dengan tiket Rp 5 ribu dan ternyata masih ramai," tuturnya.

Kekinian D'Embung Park sudah bisa menjadi tempat mencari rejeki bagi 15 pemuda-pemudi warga Pandanmulyo.

"Dan ibu-ibu sekitar desa sini yang mau jual makanan bisa dititipkan di kantin dan dijual ke wisatawan. Jadi bermanfaat juga untuk tambahan pendapatan warga sekitar," tutupnya.

Terpisah, salah satu wisatawan asal Kota Malang Puji (50) mengaku, datang ke sini karena akses menuju ke wisata tersebut tidak macet.

"Kalau ke Pantai atau ke wisata yang di tengah kota pasti macet dan jauh. Selain itu murah kan cuma Rp 5 ribu. Seneng aja ngajak anak-anak dan cucu," tutup Puji yang datang bersama rombongan keluarganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini