SuaraMalang.id - Carlos Fortes membantah tudingan melanggar aturan kontrak dengan Arema FC. Pemain asal Portugal tersebut justru menyayangkan sikap manajemen Singo Edan.
Hal itu diungkap Fortes melalui akun media sosial Instagram @carlosfortes99oficial. Ada tiga poin klarifikasi yang diunggah pemain berjuluk Cak Sodiq tersebut.
Pertama, Arema FC tidak pernah menghubunginya secara langsung untuk memperbarui kontraknya. Kedua, dalam tiga bulan terakhir kontrak, dijelaskannya bisa dilakukan negoisasi dan menandatangani dengan klub lain, hal itu berdasar hukum FIFA.
"Ketiga, semua direktur, presiden dan pemilik klub diberitahu bahwa saya memiliki proposal dari PSIS dan mereka tidak menghubungi saya. Saya menghormati klub sampai akhir saya profesional, saya berjuang untuk klub," tulisnya.
Baca Juga:Ini Alasan Taisei Marukawa dan Carlos Fortes Gabung ke PSIS Semarang
"Saya tidak mengakui bahwa mereka datang sekarang untuk mengatakan bahwa Fortes memiliki sikap buruk karena itu tidak benar tapi sekali lagi saya menghargai semua yang telah Arema lakukan untuk saya dan Aremania atas semua dukungannya selama musim ini. salam satu jiwa," ujarnya mengakhiri.
Diberitakan sebelumnya, manajemen Arema FC menyayangkan keputusan Carlos Fortes yang menyalahi aturan kerjasama dengan manajemen tim Singo Edan.
Dalam kontrak yang sudah disepakati, kontrak Carlos Fortes habis pada 30 April 2022 mendatang. Artinya, masih ada satu bulan waktu yang tersisa ikatan Arema FC dan Carlos Fortes.
"Tentu sangat disayangkan atas apa yang dilakukan oleh Carlos Fortes. Ikatan kerjasama kontrak antara Carlos Fortes dan Arema FC berakhir pada 30 April 2022 mendatang," ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.
Baca Juga:Carlos Fortes Pindah ke PSIS Semarang, Manajemen Arema FC Sebut Kontrak Belum Selesai