Khofifah Minta Penanganan Optimal Kasus Covid-19 Klaster Sekolah di Kota Malang

MAN 2 Kota Malang menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka selama kurang lebih 14 hari, menyusul adanya temuan salah seorang siswa yang terpapar virus corona.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:53 WIB
Khofifah Minta Penanganan Optimal Kasus Covid-19 Klaster Sekolah di Kota Malang
Ilustrasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait penularan COVID-19 klaster sekolah di Kota Malang. [Instagram/@khofifah.ip]

Sebelumnya, kegiatan PTM di MAN 2 Kota Malang dihentikan selama kurang lebih 14 hari, menyusul adanya temuan salah seorang siswa yang terpapar virus corona. Penghentian PTM tersebut dilakukan mulai 18 Januari 2022.

Diketahuinya satu siswa kelas 12 MAN 2 yang terpapar COVID-19 itu usai menjalani tes usap berbasis polymerase chain reaction (PCR). Siswa tersebut sebelumnya menghadiri acara pernikahan di wilayah Malang selatan pada 8 Januari 2022.

Dari satu kasus tersebut, pihak sekolah bersama Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan pelacakan berupa tes swab antigen kepada kurang lebih 600 orang di sekolah tersebut. Hasil pelacakan itu menunjukkan ada 37 orang terkonfirmasi positif COVID-19.

Saat ini para siswa dan pengasuh yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut telah menjalani isolasi mandiri pada gedung terpisah yang ada dalam lingkungan sekolah. Di lingkungan sekolah tersebut, tersedia asrama bagi para siswa.

Baca Juga:Covid-19 Kian Merebak, Tiga Sekolah di Kota Malang Setop PTM

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini