alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Marah dan Lapor Polisi, Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Diburu

Muhammad Taufiq Minggu, 09 Januari 2022 | 16:41 WIB

Warga Marah dan Lapor Polisi, Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Diburu
Viral pria berjenggota tendang sesajen di Gunung Semeru [Foto: tangkapan layar Instagram]

Video seorang pria menendang sesajen warga Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang viral.

SuaraMalang.id - Video seorang pria menendang sesajen warga Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang viral.

Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @Setiawan3833, Sabtu (8/1/2022). Kejadian tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin.

"Iya benar mas itu dibuang dan disepak di Dusun Sumbersari di desa kami. Kejadiannya kapan kami tidak tahu persis," ujarnya, Minggu (09/01/2022).

Nurul mengatakan, kini warga telah melaporkan kejadian itu ke polisi setempat.

Baca Juga: Viral Video Pria Menendang Sesajen, Alissa Wahid Berikan Komentar

Dia pun meminta warga yang sedang emosi terhadap kelakuan salah satu pria di video itu untuk menyerahkan semuanya ke pihak kepolisian.

"Sudah jadi attensi. Saat ini sedang dicari orang tersebut setelah warga melaporkan ke polisi. Warga saya marah mas atas kejadian itu. Pihak desa meredam supaya menyerahkan semuanya ke pihak yang berwenang," tutur dia dihubungi, Minggu (9/1/2022).

Nurul menjelaskan, sesajen itu dilakukan sekitar hari Jumat (7/1/2021) lalu. Tujuan dari adanya sesajen itu adalah warta meminta keselamatan agar Gunung Semeru tidak erupsi kembali.

"Ya itu selametan saja meminta agar Semeru tidak meletus lagi. Jadi warga memberikan sesajen," kata Nurul

Nurul menambahkan, memberi sesajen ini merupakan adat warga setempat. Warga Dusun Sumbersari dijelaskannya beragam dan ada yang masih mempercayai kepercayaan leluhur seperti menyajikan sesajen.

Baca Juga: Heboh Video Pria Buang dan Tendang Sesajen di Gunung Semeru, Sebut Bisa Undang Murka Allah

"Di sini kan gini mas sebagian warga masih yang kentel adat-adat seperti itu. Jadi Indonesia ini kan bermacam-macam ada Islam, Budha, Hindu dan Kristen. Di sini juga begitu. Jadi harapan saya harusnya saling menghormati," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait