facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anggota Polresta Banyuwangi Meninggal Diduga Bunuh Diri

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 11 Desember 2021 | 08:55 WIB

Anggota Polresta Banyuwangi Meninggal Diduga Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri, pembunuhan, TKP-- anggota Polresta Banyuwangi diduga bunuh diri. [Envato Elements]

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu membenarkan kabar seorang anggotanya meninggal.

SuaraMalang.id - Anggota Polresta Banyuwangi, Jawa Timur berinisial FWS (23) ditemukan meninggal dunia. Namun, kematian polisi berpangkat Bripda itu diduga akibat bunuh diri.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu membenarkan kabar seorang anggotanya meninggal.

"Jadi saya nyatakan memang benar ada anggota kami," kata AKBP Nasrun seperti diberitakan Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, Jumat (10/12/2021) malam.

Ditanya dugaan bunuh diri jadi penyebab kematian anggota polisi tersebut AKBP Nasrun belum bisa menjelaskan secara pasti, lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Baca Juga: Tiga ASN Banyuwangi Tercatat Sebagai Penerima Bansos, Begini Faktanya

"Nah itu dia, hasil dari dokter nanti yang menentukan apa hasilnya," ujarnya.

Ia melanjutkan, Bripda FWS ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Kendati demikian, Polresta Banyuwangi tidak menggelar penyelidikan mendalam terkait kematian anggotanya tersebut serta motifnya.

"Untuk motif saya rasa tidak ada penyelidikan. Kita lihat dari permasalahan keluarganya saja," jelasnya.

Pantauan TIMES Indonesia, di rumah anggota Satuan Intelkam Polresta Banyuwangi di Jajag, Kecamatan Gambiran saat ini sudah ramai didatangi masyarakat sekitar.

Nampak juga beberapa anggota polisi berpakaian bebas dan mobil ambulans Polresta Banyuwangi bersiaga.

Baca Juga: Permintaan Dispensasi Nikah di Banyuwangi Menjadi-jadi, Nyari Seribu Permohonan

Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait