Gus Nur Mau Bangun Ponpes di Singosari Malang Tuai Penolakan

Rencana pendirian Pondok Pesantren Ahsana oleh Sugik Nur Raharja atau Gus Nur di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 01 Desember 2021 | 14:59 WIB
Gus Nur Mau Bangun Ponpes di Singosari Malang Tuai Penolakan
Gus Nur. [dok pribadi]

Gus Nur ditangkap di kediamannya di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur, Sabtu 24 Oktober tahun lalu. Kala itu, dari kediamannya, Gus Nur langsung dibawa ke Bareskrim Polri, Jakarta.

 
Gus Jun melanjutkan, pihaknya belum ada komunikasi secara formal dengan Gus Nur terkait rencana pembangunan atau pendirian ponpes itu. 

Namun, secara informal yakni melalui sambungan telpon, Gus Jun menuturkan, Gus Nur sempat menghubunginya terkait rencana penolakan ponpes yang akan dibangun itu.

"Sebentar Gus akan kami koordinasikan dengan atasan kami dulu dan masyarakat yang mengadukan ke kami, kalau bisa jangan gegabah dulu," papar Gus Jun menirukan perkataan Gus Nur.

Baca Juga:Gus Nur Bicara Jadi Mendikbud hingga Menag, Siap Kerja Naik Kijang dan Tak Ambil Gaji

Gus Jun melanjutkan, nantinya Ponpes itu akan dibangun dengan konsep biaya gratis bagi santri yang ingin belajar di sana.

"Dan katanya mau mengembangkan ekonomi warga sekitar," tambah dia.

Selain, karena permasalahan sosok Gus Nur, Gus Jun juga mengatakan, lahan yang akan dibangunkan ponpes itu juga jadi masalah.

"Tanahnya masih sengketa, saya dengar dari masyarakat sana. Dan dari hasil rapat kemarin dengan ranting memang ada masalah itu tanahnya itu belum kebeli total oleh pengembang," imbuh dia.

Gus Jun melanjutkan, nantinya akan ada mediasi dengan Gus Nur secara formal. Dia akan memangil Gus Nur untuk berkomunikasi dengan warga yang menolak pembangunan itu.

Baca Juga:Gus Nur Bongkar Jejak Digital Tak Terduga Vanessa Angel: Semoga Dosanya Diampuni

"Kalau NU itu intinya tidak ada dendam kami cuma memediasi nantinya dari warga sekitar yang menolak dengan Gus Nur. Dan sudah bilang Gus Nur ke saya, bahwa siap dipanggil," papar dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini