alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Napi Lapas Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:03 WIB

Napi Lapas Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri
ilustrasi gantung diri, bunuh diri, napi di Lapas Jember. [Envato elements]

Seorang Narapidana atau Napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember ditemukan tewas diduga gantung diri menggunakan sarung.

SuaraMalang.id - Seorang Narapidana atau Napi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jember ditemukan tewas diduga gantung diri menggunakan sarung. 


Napi bernama Misdianto (46) asal Ambulu, Jember itu ditemukan pertama kali oleh teman napi satu kamarnya, sekitar pukul 04.30 WIB di kamar mandi Lapas Jember, Rabu (27/10/2021) pagi. 


"Benar ada warga binaan atau Napi yang bunuh diri dengan menggantung di blok khusus," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIA Jember, Agus Yanto kepada wartawan, Kamis (28/10/2021). 


Saat ditemukan, temannya sempat berteriak hingga diketahui oleh petugas yang ada. Kemudian, pihaknya melaporkan kejadian ini ke Polres Jember. 

Baca Juga: Kanopi Berukuran Besar Ini Tertiup Angin hingga Menimpa Sejumlah Motor yang Terparkir


"Lalu Tim Inafis Polres Jember datang, untuk melakukan olah TKP di ruangan tersebut," ucap Agus Yanto. 


Dirinya menyampaikan, memang korban berada di sebuah kamar khusus, karena mengalami penyakit yang menular.

"Dua orang yang menghuni kamar itu, penyakitnya sama," tuturnya. 


Agus Yanto menegaskan, korban statusnya memang sudah Napi Narkoba yang dijatuhi hukuman 8 tahun. Sampai saat ini, korban telah menjalani hukuman sekitar satu tahun lebih.  Informasi didapat, dalam tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dimungkinkan korban mengakhiri hidupnya karena depresi. 


"Korban mengalami penyakit TBC dari tim dokter. Jadi harus penanganan khusus," jelasnya. 

Baca Juga: Jember Diterjang Hujan Angin Kencang, Pohon Bertumbangan Timpa 2 Mobil


Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Didik menambahkan, kemarin mayat korban dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait